Pengecekan Lahan CSR Dorong Percepatan Cetak Sawah di Wilayah Kodim 0409/Rejang Lebong

Kegiatan pengecekan lahan Cetak Sawah Rakyat (CSR) dilaksanakan oleh Kodim 0409/Rejang Lebong yang diwakili Kasdim Mayor Inf Asri Wuri Hendra Dewa bersama tim dari Kementerian Pertanian RI. Kegiatan ini berlangsung di Desa Sukarami dan Desa Tanjung Gelang, Kabupaten Rejang Lebong, pada Selasa, 31 Maret 2026.

Tim dari Kementerian Pertanian yang hadir dipimpin oleh Dr. Ineke Kusumawati bersama beberapa perwakilan lainnya, didampingi langsung oleh jajaran Kodim 0409/Rejang Lebong dan staf Korem 041/GAMAS. Kehadiran tim bertujuan untuk memastikan kesiapan lahan serta infrastruktur pendukung program cetak sawah rakyat.

Dalam arahannya, Dr. Ineke Kusumawati menekankan agar pengolahan lahan di Desa Sukarami segera dipercepat sehingga dapat segera dilakukan penanaman. Sementara itu, kelompok tani di Desa Tanjung Gelang didorong untuk segera mengajukan permohonan bantuan pipa guna mendukung pengolahan lahan.

Tim juga melakukan peninjauan langsung terhadap beberapa titik penting, seperti tanggul yang jebol di Desa Sukarami, kondisi pipanisasi, dam penampungan air, serta lokasi cetak sawah di kedua desa. Hal ini dilakukan untuk memastikan kesiapan teknis sebelum proses tanam dimulai.

Dari hasil kegiatan, direncanakan penanaman serentak akan dilaksanakan pada 6 April 2026. Selain itu, pembangunan infrastruktur seperti bronjong, pintu air permanen, dan pipanisasi akan terus didorong, dengan dukungan dana bagi enam kelompok tani di Desa Tanjung Gelang guna mempercepat penyelesaian pekerjaan melalui kerja sama dengan TNI.


Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian serta memperluas lahan sawah aktif di Kabupaten Rejang Lebong. Sinergi antara TNI, pemerintah, dan kelompok tani menjadi kunci keberhasilan program ini.

Dengan percepatan yang dilakukan, program cetak sawah rakyat diharapkan dapat segera memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung ketahanan pangan daerah dan nasional.

Kodim 0409/Rejang Lebong Bersama Forkopimda Hadiri Vidcon dan Groundbreaking Jembatan Garuda

Curup - Kodim 0409/Rejang Lebong bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menghadiri kegiatan video conference (vicon) dalam rangka pembangunan Jembatan Garuda yang digelar secara serentak di wilayah Kodam XXI/Radin Inten, Rabu (1/4/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah kabupaten Rejang Lebong.

Komandan Kodim 0409/Rejang Lebong Letnan Kolonel Inf Agung Lewis Oktorada, M.Tr., Opsla diwakili oleh Kepala Staf Kodim (Kasdim) Mayor Inf Asri Wuri Hendra Dewa yang turut hadir bersama unsur Forkopimda. Kehadiran para pimpinan daerah ini menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara terpusat melalui video conference dan diikuti oleh seluruh satuan kewilayahan yang menjadi lokasi pembangunan. Hal ini menjadi bentuk sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan seluruh pihak terkait dalam menyukseskan program pembangunan nasional.

Usai pelaksanaan vicon, kegiatan dilanjutkan dengan peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan dua titik Jembatan Garuda yang berlokasi di Kabupaten Bengkulu Selatan dan Kabupaten Kaur. Momentum ini menandai dimulainya proyek strategis yang diharapkan mampu memberikan manfaat besar bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Kasdim 0409/Rejang Lebong Mayor Inf Asri Wuri Hendra Dewa menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Garuda merupakan langkah penting dalam meningkatkan konektivitas wilayah. Dengan adanya jembatan ini, akses transportasi masyarakat akan semakin mudah dan efisien.

Lebih lanjut, pembangunan ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah Rejang Lebong, Kepahiang, dan Lebong. Dengan sinergi yang kuat, pembangunan Jembatan Garuda diyakini akan membawa dampak positif yang berkelanjutan bagi kemajuan daerah.



Sambut Idul Fitri 1447 H, Kodim 0409/Rejang Lebong Gelar Bazar Ramadhan Serentak

Rejang Lebong – Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah tahun 2026, Kodim 0409/Rejang Lebong menggelar kegiatan Bazar Ramadhan TNI yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia. Di Kabupaten Rejang Lebong, kegiatan tersebut digelar di depan GOR Kabupaten Rejang Lebong pada Jumat (13/03/2026) dan disambut antusias oleh masyarakat.

Kegiatan bazar ini merupakan salah satu bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat, khususnya dalam membantu memenuhi kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri. Melalui bazar ini, masyarakat dapat memperoleh berbagai kebutuhan sehari-hari dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.

Beragam kebutuhan pokok disediakan dalam bazar tersebut, di antaranya beras, minyak goreng, gula, tepung, telur, serta berbagai produk UMKM lokal. Tidak hanya prajurit dan PNS TNI, masyarakat sekitar juga turut memanfaatkan kesempatan ini untuk berbelanja kebutuhan lebaran dengan harga yang lebih hemat.

Suasana bazar terlihat ramai dan penuh kebersamaan. Kehadiran masyarakat yang begitu antusias menjadi bukti bahwa kegiatan ini sangat membantu, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan menjelang hari raya. Selain berbelanja, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi antara TNI dan masyarakat.

Melalui kegiatan Bazar Ramadhan ini, diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus mempererat hubungan kekeluargaan antara TNI dan rakyat. Kodim 0409/Rejang Lebong berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta semakin memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mewujudkan kebersamaan dan kepedulian sosial.

TMMD Ke-127 Kodim 0409/Rejang Lebong Resmi Ditutup, Seluruh Program Rampung 100 Persen

Rejang Lebong – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 yang dilaksanakan oleh Kodim 0409/Rejang Lebong resmi ditutup melalui upacara di Lapangan SMA Negeri 3 Rejang Lebong, Rabu (11/03/2026). Kegiatan penutupan berlangsung dengan khidmat dan dihadiri berbagai unsur Forkopimda serta tamu undangan. Program TMMD ini menjadi salah satu upaya TNI dalam membantu percepatan pembangunan di wilayah pedesaan. Selama pelaksanaannya, TMMD berhasil menunjukkan sinergi yang kuat antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Upacara penutupan dipimpin langsung oleh Irdam XXI/Radin Inten Brigjen TNI Enjang S.I.P., M.Han yang didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Rejang Lebong, Ketua DPRD, Kapolres, Kajari, serta diikuti mahasiswa Universitas Prof. Dr. Hazairin (Unihaz) Bengkulu sebanyak 15 orang. Kehadiran para pejabat daerah dan unsur masyarakat tersebut menunjukkan dukungan penuh terhadap program TMMD. Momentum penutupan ini sekaligus menjadi simbol berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan selama kurang lebih satu bulan. Suasana kebersamaan dan semangat gotong royong tampak mewarnai kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, Brigjen TNI Enjang menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan TMMD Ke-127 yang dilaksanakan oleh Kodim 0409/Rejang Lebong telah selesai dengan capaian 100 persen. Ia menjelaskan bahwa program TMMD kali ini meliputi berbagai sasaran, baik fisik, nonfisik maupun sasaran tambahan. Seluruh kegiatan tersebut berhasil diselesaikan berkat kerja keras Satgas TMMD bersama masyarakat. Hal ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara TNI dan rakyat mampu menghasilkan pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat.

Untuk sasaran fisik, kegiatan yang dilaksanakan antara lain pembukaan badan jalan sepanjang 4.167 meter dengan lebar 8 meter serta pengerasan jalan sepanjang 1.250 meter dengan lebar 4 meter. Jalan tersebut menghubungkan Desa Seguring dengan Desa Tanjung Beringin. Dengan adanya akses jalan baru ini, masyarakat diharapkan dapat lebih mudah melakukan aktivitas sehari-hari. Selain itu, akses transportasi juga menjadi lebih lancar sehingga dapat menunjang perekonomian warga.

Menurut Brigjen TNI Enjang, pembukaan akses jalan tersebut memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Jalan yang lebih baik akan mempermudah mobilitas warga serta memperlancar distribusi hasil pertanian dan perkebunan dari kedua desa. Dengan demikian, potensi ekonomi masyarakat dapat berkembang lebih optimal. Ia berharap fasilitas yang telah dibangun ini dapat dimanfaatkan dan dijaga dengan baik oleh masyarakat.

Selain pembangunan fisik, program TMMD juga melaksanakan berbagai kegiatan nonfisik yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan dan pengetahuan masyarakat. Beberapa kegiatan tersebut antara lain pelayanan kesehatan, bazar murah, penyuluhan stunting, serta penyuluhan kesehatan kepada masyarakat. Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari warga karena memberikan manfaat langsung bagi kehidupan sehari-hari. Melalui program ini, masyarakat tidak hanya merasakan pembangunan infrastruktur, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Sementara itu, untuk sasaran tambahan, TMMD juga melaksanakan pembangunan 5 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), pembuatan 6 titik sumur bor, serta rehabilitasi satu unit jembatan. Seluruh program tambahan tersebut telah selesai dilaksanakan dengan capaian 100 persen. Pembangunan ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta memenuhi kebutuhan dasar warga desa. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata komitmen TNI dalam membantu pembangunan daerah.

Di akhir kegiatan, Brigjen TNI Enjang berharap program TMMD dapat terus dilaksanakan di berbagai wilayah, termasuk di beberapa Kodim di Provinsi Bengkulu. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung program TMMD sebagai bagian dari upaya bersama dalam membangun daerah. Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, pembangunan yang merata diharapkan dapat terwujud. Hal ini sekaligus menjadi langkah nyata dalam menyongsong visi besar Indonesia Emas 2045.



Pengerasan Jalan TMMD Ke-127 di Desa Seguring Rampung 100 Persen

Rejang Lebong – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 yang dilaksanakan Kodim 0409/Rejang Lebong kembali menunjukkan hasil yang membanggakan. Memasuki hari ke-29 pelaksanaan pada Selasa (10/03/2026), pembangunan jalan di Desa Seguring, Kecamatan Curup Utara, Kabupaten Rejang Lebong berhasil diselesaikan dengan capaian maksimal.

Tahap pembukaan badan jalan sepanjang 4,167 kilometer dengan lebar 8 meter kini telah rampung 100 persen. Capaian ini menjadi bukti nyata keseriusan dan komitmen Satgas TMMD dalam membantu percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan, khususnya di daerah yang selama ini membutuhkan akses jalan yang lebih baik.

Meski dihadapkan pada medan yang cukup berat serta kondisi cuaca yang kerap berubah, para personel Satgas TMMD tetap bekerja dengan penuh semangat dan dedikasi tinggi. Kerja keras yang dilakukan secara konsisten membuat seluruh tahapan pekerjaan dapat diselesaikan sesuai dengan target yang telah ditentukan.

Keberhasilan pembangunan jalan tersebut juga tidak terlepas dari dukungan penuh masyarakat setempat serta keterlibatan mahasiswa Universitas Hazairin (Unihaz). Sinergi antara TNI, masyarakat, dan kalangan akademisi ini menjadi kekuatan utama dalam mempercepat proses pembangunan yang dilaksanakan melalui program TMMD.

Semangat gotong royong pun terlihat begitu kuat selama proses pengerjaan berlangsung. Warga Desa Seguring bersama prajurit TNI bahu-membahu melakukan berbagai pekerjaan, mulai dari pembersihan lahan hingga perataan badan jalan, sehingga pekerjaan dapat berjalan lebih efektif dan selesai tepat waktu.

Selain pembukaan badan jalan, proses pengerasan jalan sepanjang 1,250 kilometer dengan lebar 4 meter juga telah selesai sepenuhnya. Dengan selesainya pengerasan tersebut, akses transportasi masyarakat menjadi lebih mudah dan diharapkan mampu mendukung kelancaran aktivitas ekonomi warga Desa Seguring.

Melalui program TMMD ke-127 ini, pembangunan infrastruktur di Desa Seguring diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Jalan yang telah dibangun tidak hanya memperlancar mobilitas warga, tetapi juga membuka peluang baru dalam meningkatkan perekonomian serta kesejahteraan masyarakat di masa yang akan datang.


Pengerasan Jalan TMMD Ke-127 di Desa Seguring Capai 95 Persen

Rejang Lebong – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 yang dilaksanakan Kodim 0409/Rejang Lebong terus menunjukkan perkembangan yang positif. Memasuki hari ke-28 pelaksanaan pada Senin (09/03/2026), pembangunan jalan di Desa Seguring, Kecamatan Curup Utara, Kabupaten Rejang Lebong semakin mendekati penyelesaian.

Tahap pembukaan badan jalan sepanjang 4,167 kilometer dengan lebar 8 meter kini telah rampung 100 persen. Keberhasilan ini menjadi bukti kesungguhan dan komitmen Satgas TMMD dalam membantu percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan.

Meski harus menghadapi medan yang cukup berat serta kondisi cuaca yang tidak menentu, para personel Satgas TMMD tetap bekerja dengan penuh semangat. Kerja keras dan dedikasi yang ditunjukkan di lapangan membuat setiap tahapan pekerjaan dapat berjalan sesuai rencana.

Keberhasilan pembangunan tersebut juga tidak terlepas dari dukungan masyarakat setempat serta keterlibatan mahasiswa Universitas Hazairin (Unihaz). Kolaborasi yang terjalin antara TNI, masyarakat, dan mahasiswa menciptakan sinergi kuat dalam mempercepat proses pembangunan.

Semangat gotong royong terlihat jelas selama proses pengerjaan berlangsung. Warga Desa Seguring bersama prajurit TNI bahu-membahu mulai dari pembersihan lahan hingga perataan badan jalan, sehingga pekerjaan dapat diselesaikan dengan lebih cepat.

Selain itu, proses pengerasan jalan sepanjang 1,250 kilometer dengan lebar 4 meter juga terus dikebut. Hingga saat ini progres pengerasan telah mencapai 95 persen dan diharapkan segera rampung, sehingga dapat memperlancar mobilitas serta meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Seguring.

Melalui program TMMD ke-127 ini, diharapkan pembangunan infrastruktur di Desa Seguring dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Jalan yang dibangun tidak hanya mempermudah akses transportasi, tetapi juga membuka peluang bagi peningkatan aktivitas ekonomi dan kesejahteraan warga di masa mendatang.

Sumur Bor TMMD Ke-127 Kodim 0409/Rejang Lebong Masuk Tahap Finishing

Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 yang dilaksanakan oleh Kodim 0409/Rejang Lebong kembali menunjukkan progres yang menggembirakan. Memasuki hari ke-28 pelaksanaan kegiatan, pembangunan lima titik sumur bor di Desa Seguring, Kecamatan Curup Utara, Kabupaten Rejang Lebong kini telah memasuki tahap finishing. Pekerjaan tersebut dilaporkan telah mencapai 100 persen pada Kamis, 8 Maret 2026. Capaian ini menjadi bukti nyata komitmen Satgas TMMD dalam menghadirkan akses air bersih bagi masyarakat desa. Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan dasar warga yang selama ini masih terbatas.

Rampungnya lima titik sumur bor tersebut membawa harapan baru bagi masyarakat Desa Seguring. Selama ini sebagian warga masih mengalami kesulitan memperoleh air bersih, terutama saat musim kemarau tiba. Dengan adanya sumur bor yang telah selesai dibangun, kebutuhan air untuk rumah tangga, pertanian, hingga aktivitas sehari-hari kini dapat terpenuhi dengan lebih mudah. Program ini tidak hanya memberikan solusi terhadap kebutuhan air, tetapi juga membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Selain itu, ketersediaan air bersih juga berdampak positif terhadap kesehatan lingkungan warga.

Keberhasilan pembangunan ini tidak terlepas dari semangat gotong royong antara prajurit TNI dan masyarakat. Sejak awal proses pembangunan, Satgas TMMD bersama warga bekerja bahu-membahu menyelesaikan setiap tahapan pekerjaan. Mulai dari survei lokasi, proses pengeboran, pemasangan instalasi pipa, hingga tahap finishing dilakukan secara bersama-sama. Kebersamaan ini mencerminkan kuatnya kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam membangun desa. Sinergi tersebut juga menjadi kekuatan utama dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan.

Antusiasme masyarakat dalam mendukung kegiatan TMMD terlihat sangat tinggi. Warga Desa Seguring tidak hanya menjadi penonton, tetapi ikut terlibat langsung membantu pekerjaan di lapangan. Kehadiran mahasiswa dari Universitas Hazairin (Unihaz) Bengkulu yang turut berpartisipasi juga semakin menambah semangat kebersamaan. Kolaborasi antara TNI, masyarakat, dan mahasiswa ini menciptakan suasana kerja yang penuh semangat dan solidaritas. Hal tersebut menunjukkan bahwa pembangunan desa dapat berjalan lebih cepat ketika dilakukan secara bersama-sama.

Dengan selesainya pembangunan lima titik sumur bor ini, Satgas TMMD ke-127 kembali membuktikan bahwa kerja keras dan kebersamaan mampu menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat. Fasilitas yang telah dibangun diharapkan dapat dijaga dan dimanfaatkan dengan baik oleh warga. Keberadaan sumur bor ini akan menjadi sumber kehidupan yang sangat penting bagi masyarakat Desa Seguring. Dalam jangka panjang, program TMMD diharapkan terus memberikan kontribusi positif bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat pedesaan.

Pengerasan Jalan TMMD Ke-127 di Desa Seguring Capai 85,0 Persen

Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 yang dilaksanakan oleh Kodim 0409/Rejang Lebong terus menunjukkan progres yang menggembirakan. Memasuki hari ke-26 pelaksanaan pada Sabtu (07/03/2026), pembangunan jalan di Desa Seguring, Kecamatan Curup Utara, Kabupaten Rejang Lebong telah mencapai 100 persen untuk tahap pembukaan badan jalan. Capaian ini menjadi bukti nyata komitmen Satgas TMMD dalam meningkatkan infrastruktur di wilayah pedesaan.

Pembangunan jalan tersebut memiliki panjang 4,167 kilometer dengan lebar 8 meter. Meski dihadapkan pada medan yang cukup berat serta kondisi cuaca yang tidak menentu, para personel Satgas TMMD tetap bekerja dengan penuh semangat. Kerja keras dan dedikasi di lapangan membuat proses pembangunan berjalan sesuai rencana, sehingga setiap tahapan pekerjaan dapat diselesaikan secara bertahap.

Keberhasilan pembangunan ini juga tidak terlepas dari dukungan masyarakat serta keterlibatan mahasiswa Universitas Hazairin (Unihaz). Kolaborasi yang terjalin antara TNI, masyarakat, dan mahasiswa menciptakan sinergi yang kuat dalam mempercepat proses pekerjaan. Kebersamaan ini tidak hanya mempercepat pembangunan, tetapi juga mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.

Semangat gotong royong tampak jelas selama proses pengerjaan berlangsung. Warga Desa Seguring bersama prajurit TNI bahu-membahu mulai dari pembersihan lahan hingga perataan badan jalan. Antusiasme masyarakat dalam mendukung program TMMD menjadi bukti bahwa pembangunan desa merupakan tanggung jawab bersama.

Selain pembukaan badan jalan, proses pengerasan jalan sepanjang 1,250 kilometer dengan lebar 4 meter juga terus dikerjakan. Hingga saat ini, progres pengerasan jalan telah mencapai 85,0 persen dan terus dikebut agar segera rampung. Diharapkan, jalan yang dibangun ini nantinya mampu memperlancar mobilitas masyarakat serta membuka akses yang lebih luas bagi peningkatan perekonomian warga Desa Seguring.


Pembangunan Jalan TMMD Ke-127 di Desa Seguring Capai 100 Persen, Pengerasan Jalan 78,4 Persen

Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 yang dilaksanakan oleh Kodim 0409/Rejang Lebong kembali menunjukkan progres yang menggembirakan. Memasuki hari ke-25 pelaksanaan pada Jumat (6/3/2026), pembangunan jalan di Desa Seguring, Kecamatan Curup Utara, Kabupaten Rejang Lebong telah mencapai 100 persen untuk tahap pembukaan badan jalan. Capaian ini menjadi bukti nyata komitmen Satgas TMMD dalam meningkatkan infrastruktur di wilayah pedesaan. Jalan yang dibangun diharapkan dapat memperlancar aktivitas masyarakat setempat.

Pembangunan jalan tersebut memiliki panjang 4,167 kilometer dengan lebar 8 meter. Meski dihadapkan pada medan yang cukup berat serta kondisi cuaca yang tidak menentu, pekerjaan tetap berjalan sesuai rencana. Hal ini berkat kerja keras personel Satgas TMMD yang terus bekerja secara maksimal di lapangan. Dengan semangat pengabdian, setiap tahapan pekerjaan dapat diselesaikan secara bertahap.

Keberhasilan pembangunan ini juga didukung oleh kerja sama yang baik antara TNI, masyarakat, dan mahasiswa Universitas Hazairin (Unihaz). Kolaborasi yang terjalin membuat pekerjaan terasa lebih ringan dan cepat terselesaikan. Kehadiran mahasiswa yang turut membantu kegiatan fisik memberikan energi positif bagi seluruh tim di lapangan. Sinergi ini sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.

Semangat gotong royong terlihat jelas dalam setiap proses pengerjaan jalan. Warga Desa Seguring bersama prajurit TNI bahu-membahu mulai dari pembersihan lahan hingga perataan badan jalan. Kebersamaan tersebut menjadi kekuatan utama dalam mempercepat penyelesaian pembangunan. Selain itu, partisipasi aktif masyarakat juga menunjukkan tingginya antusiasme terhadap program TMMD.

Selain pembukaan badan jalan, pengerasan jalan sepanjang 1,250 kilometer dengan lebar 4 meter juga terus dilakukan. Hingga saat ini, progres pengerasan jalan telah mencapai 78,4 persen. Tahapan ini sangat penting untuk memastikan kondisi jalan lebih kuat dan tahan lama saat dilalui kendaraan. Satgas TMMD pun terus berupaya menyelesaikan pekerjaan sesuai target waktu yang telah ditentukan.

Dengan hampir rampungnya seluruh pekerjaan, masyarakat Desa Seguring segera merasakan manfaat dari pembangunan tersebut. Jalan baru ini diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Selain itu, akses transportasi yang lebih baik juga dapat mendukung peningkatan perekonomian masyarakat desa. Program TMMD pun kembali membuktikan perannya dalam membantu percepatan pembangunan di daerah.

5 Titik Sumur Bor TMMD Ke-127 Kodim 0409/Rejang Lebong Rampung 100 Persen

Rejang Lebong – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 yang dilaksanakan oleh Kodim 0409/Rejang Lebong kembali mencatatkan capaian membanggakan. Memasuki hari ke-24 pelaksanaan, pembangunan lima titik sumur bor di Desa Seguring, Kecamatan Curup Utara, Kabupaten Rejang Lebong, resmi selesai 100 persen pada Kamis, 5 Maret 2026. Keberhasilan ini menjadi wujud nyata komitmen Satgas TMMD dalam menghadirkan akses air bersih yang layak bagi masyarakat.

Rampungnya lima titik sumur bor tersebut membawa harapan baru bagi warga Desa Seguring. Selama ini, sebagian masyarakat masih mengalami keterbatasan akses air bersih, terutama saat musim kemarau. Dengan selesainya pembangunan sumur bor, kebutuhan air untuk keperluan rumah tangga, pertanian, hingga aktivitas sehari-hari kini dapat terpenuhi dengan lebih mudah dan efisien. Program ini tidak hanya menjawab kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan lingkungan.

Keberhasilan ini tak lepas dari semangat gotong royong yang menjadi ciri khas pelaksanaan TMMD. Prajurit TNI bersama warga setempat bekerja bahu-membahu menyelesaikan setiap tahapan pekerjaan, mulai dari survei lokasi, pengeboran, pemasangan pipa, hingga tahap finishing. Sinergi yang terjalin mencerminkan kemanunggalan TNI dengan rakyat yang selama ini menjadi kekuatan utama dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah pedesaan.

Partisipasi aktif masyarakat terlihat begitu antusias. Warga tidak hanya menyaksikan proses pembangunan, tetapi juga terlibat langsung membantu di lapangan. Bahkan, kehadiran mahasiswa Unihaz yang ikut ambil bagian dalam kegiatan fisik semakin menambah semangat kebersamaan. Kolaborasi lintas elemen ini memperkuat nilai persatuan dan kepedulian sosial demi kepentingan bersama.

Dengan selesainya lima titik sumur bor ini, Satgas TMMD ke-127 kembali membuktikan bahwa kerja keras, disiplin, dan kebersamaan mampu menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat. Diharapkan fasilitas yang telah dibangun dapat dijaga dan dimanfaatkan sebaik mungkin, sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang oleh seluruh warga Desa Seguring.

Pembangunan Jalan TMMD Ke-127 di Desa Seguring Capai 98,5 Persen, Pastikan Selesai Tepat waktu.

Rejang Lebong – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 yang dilaksanakan oleh Kodim 0409/Rejang Lebong kembali menunjukkan hasil yang membanggakan. Memasuki hari ke-21 pelaksanaan, progres pembangunan jalan di Desa Seguring, Kecamatan Curup Utara, Kabupaten Rejang Lebong kini telah mencapai 98,5 persen hingga Rabu, 4 Maret 2026. Capaian ini menjadi bukti nyata komitmen dan kerja keras Satgas TMMD dalam menghadirkan akses transportasi yang lebih baik bagi masyarakat pedesaan.


Pekerjaan pembukaan badan jalan sepanjang 4,167 kilometer dengan lebar 8 meter berjalan optimal meskipun menghadapi medan yang cukup berat serta cuaca yang tidak menentu. Tantangan kondisi alam yang berubah-ubah di lokasi kegiatan tidak menyurutkan semangat personel Satgas bersama masyarakat dan mahasiswa Unihaz. Kolaborasi yang solid membuat setiap kendala di lapangan dapat diatasi dengan cepat dan terukur.

Semangat gotong royong menjadi kekuatan utama dalam percepatan pembangunan ini. Warga Desa Seguring bersama prajurit TNI bahu-membahu menyelesaikan setiap tahapan pekerjaan, mulai dari pembersihan lahan, penggalian, hingga perataan badan jalan. Kehadiran mahasiswa Unihaz yang turut ambil bagian dalam pekerjaan fisik menambah energi dan motivasi di lapangan, sekaligus mempererat hubungan antara TNI, masyarakat, dan generasi muda.

Selain pembukaan badan jalan, pengerasan jalan sepanjang 1,250 kilometer dengan lebar 4 meter juga menunjukkan progres signifikan dan kini telah mencapai 70,4 persen. Tahapan pengerasan ini sangat penting untuk memastikan jalan memiliki struktur yang kuat, tahan lama, serta aman dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Dengan hampir rampungnya seluruh pekerjaan, masyarakat Desa Seguring segera menikmati akses jalan yang lebih lancar, yang diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan warga secara menyeluruh.

Satgas TMMD Ke-127 Kodim 0409/Rejang Lebong Tuntaskan Pembangunan RTLH di Desa Seguring

Rejang Lebong – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan oleh Kodim 0409/Rejang Lebong kembali menorehkan capaian membanggakan. Memasuki hari ke-22 pelaksanaan pada Selasa (03/03/2026), seluruh pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Seguring, Kecamatan Curup Utara, Kabupaten Rejang Lebong, dinyatakan rampung 100 persen. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata komitmen Satgas TMMD dalam mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan.

Program TMMD bukan sekadar agenda rutin, melainkan wujud sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan warga. Di bawah koordinasi Kodim 0409/Rejang Lebong, percepatan rehabilitasi lima unit RTLH menjadi salah satu prioritas utama. Dengan kerja keras dan manajemen waktu yang efektif, seluruh target berhasil diselesaikan tepat waktu, bahkan menunjukkan progres maksimal sebelum masa penutupan program.

Adapun lima unit RTLH yang dikerjakan kini telah berdiri kokoh dan layak huni. Mulai dari RTLH 1 hingga RTLH 5, semuanya telah mencapai progres 100 persen. Rumah-rumah yang sebelumnya dalam kondisi kurang layak kini berubah menjadi hunian yang lebih nyaman, aman, dan sehat bagi para penerima manfaat. Perubahan ini tentu membawa harapan baru bagi keluarga yang selama ini mendambakan tempat tinggal yang lebih baik.

Keberhasilan tersebut tidak lepas dari semangat gotong royong yang menjadi ciri khas TMMD. Personel Satgas bekerja bahu-membahu bersama masyarakat setempat serta mahasiswa dari Universitas Hazairin. Kolaborasi lintas elemen ini memperlihatkan bahwa pembangunan desa akan lebih cepat terwujud apabila dilakukan secara bersama-sama. Kebersamaan di lapangan pun semakin mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat.

Dengan selesainya pembangunan RTLH ini, TMMD Ke-127 kembali membuktikan perannya sebagai motor penggerak pembangunan dari desa. Tidak hanya menghadirkan perubahan fisik berupa rumah layak huni, program ini juga menanamkan nilai solidaritas, kepedulian, dan semangat persatuan. Harapannya, hasil yang telah dicapai dapat memberikan manfaat jangka panjang serta menjadi fondasi kuat bagi kemajuan Desa Seguring ke depan.



Pembangunan Jalan TMMD Ke-127 di Desa Seguring Capai 89,5 Persen, Akses Warga Segera Lancar

Rejang lebong - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 yang dilaksanakan oleh Kodim 0409/Rejang Lebong terus menunjukkan progres menggembirakan. Memasuki hari ke-21 pelaksanaan, pembangunan infrastruktur jalan di Desa Seguring, Kecamatan Curup Utara, Kabupaten Rejang Lebong telah mencapai 89,5 persen hingga Senin, 2 Maret 2026. Capaian ini menjadi bukti nyata keseriusan Satgas TMMD dalam menghadirkan akses transportasi yang layak bagi masyarakat pedesaan.

Pasi Ter Kodim 0409/Rejang Lebong, Tasmi Basiroroni, menjelaskan bahwa progres pembukaan badan jalan sepanjang 4,167 kilometer dengan lebar 8 meter berjalan sangat baik meski menghadapi medan berat dan cuaca yang tidak menentu. Menurutnya, kondisi alam yang berubah cepat kerap menjadi tantangan di lapangan, namun hal tersebut mampu diatasi berkat kerja sama solid antara personel Satgas dan masyarakat.

Semangat gotong royong tampak jelas selama proses pembangunan berlangsung. Warga bersama prajurit TNI bahu-membahu menyelesaikan setiap tahapan pekerjaan, mulai dari pembersihan lahan hingga perataan badan jalan. Partisipasi aktif juga datang dari mahasiswa Unihaz yang turut membantu pekerjaan fisik di lapangan, menambah energi positif dalam percepatan pembangunan.

Selain pembukaan badan jalan, pengerasan jalan sepanjang 1,250 kilometer dengan lebar 4 meter kini telah mencapai 62,4 persen. Tahap ini menjadi bagian penting agar jalan memiliki struktur kuat, tahan lama, dan aman dilalui kendaraan masyarakat.

Pembangunan jalan ini diharapkan membawa dampak besar bagi kehidupan warga. Akses transportasi yang lebih baik akan memperlancar distribusi hasil pertanian, meningkatkan mobilitas, serta membuka peluang pertumbuhan ekonomi desa. Dengan infrastruktur yang semakin memadai, masyarakat juga akan lebih mudah menjangkau layanan pendidikan, kesehatan, dan berbagai fasilitas publik lainnya.

Satgas TMMD Ke-127 Kodim 0409/Rejang Lebong Kebut Pembangunan RTLH di Desa Seguring Hampir Selesai.

Pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 Tahun Anggaran 2026 yang digelar oleh Kodim 0409/Rejang Lebong terus menunjukkan progres menggembirakan. Memasuki hari ke-20 pada Minggu (01/03/2026), kegiatan yang dipusatkan di Desa Seguring, Kecamatan Curup Utara, Kabupaten Rejang Lebong ini memperlihatkan capaian signifikan baik pada sasaran fisik maupun nonfisik.


Program TMMD merupakan wujud nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan wilayah pedesaan. Salah satu fokus utama saat ini adalah percepatan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak lima unit yang terus dikebut agar selesai tepat waktu.

Adapun progres pengerjaan RTLH hingga hari ke-20 tercatat sebagai berikut:

- RTLH 1 : 88,8%

- RTLH 2: 90,5%

- RTLH 3: 98,2%

- RTLH 4: 98,2%

- RTLH 5: 98,3%

Pengerjaan dilakukan secara gotong royong oleh personel Satgas TMMD bersama masyarakat setempat serta mahasiswa dari Universitas Hazairin. Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan masih menjadi kekuatan utama dalam membangun desa.


Dengan progres yang terus meningkat setiap hari, diharapkan seluruh sasaran fisik program TMMD Ke-127 dapat rampung sesuai target.


Kehadiran program ini tidak hanya meningkatkan kualitas hunian warga, tetapi juga mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat sebagai fondasi pembangunan nasional dari tingkat desa.

Back To Top