-->

Lensakodim0409

Lensakodim0409

Jembatan Gantung Garuda Lubuk Bingin Baru Capai 76 Persen, Harapan Warga Kian Nyata

Rejang Lebong – Pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Desa Lubuk Bingin Baru, Kecamatan Sindang Beliti Ilir (SBI), Kabupaten Rejang Lebong, terus menunjukkan perkembangan yang positif. Hingga Kamis (11/06/2026), progres pembangunan jembatan tersebut telah mencapai 76 persen, menandakan semakin dekatnya harapan masyarakat untuk memiliki akses penghubung yang aman dan layak.

Program pembangunan yang merupakan bagian dari visi pemerataan pembangunan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, ini menjadi salah satu proyek strategis yang dilaksanakan oleh Kodim 0409/Rejang Lebong. Kehadiran jembatan tersebut diyakini akan memberikan dampak besar bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung aktivitas ekonomi dan mobilitas warga sehari-hari.

Saat ini, personel yang bertugas di lapangan tengah fokus melaksanakan pengecoran pondasi jembatan. Tahapan tersebut menjadi pekerjaan krusial karena akan menentukan kekuatan konstruksi sebelum memasuki proses pembangunan berikutnya.

Komandan Kodim 0409/Rejang Lebong, Letkol Inf Agung Lewis Oktorada, M.Tr., Opsla, menyampaikan bahwa pencapaian progres pembangunan tidak terlepas dari sinergi yang baik antara TNI dan masyarakat. Semangat gotong royong yang terus terjaga menjadi energi utama dalam mempercepat penyelesaian pembangunan jembatan tersebut.

Setelah selesai dibangun, Jembatan Gantung Garuda akan memberikan manfaat langsung bagi sekitar 341 Kepala Keluarga atau 621 jiwa. Selain mempermudah akses transportasi, jembatan ini juga akan memperlancar distribusi hasil pertanian dan perkebunan yang menjadi sumber penghidupan utama masyarakat setempat.

Lebih dari sekadar infrastruktur, Jembatan Gantung Garuda kini telah menjadi simbol harapan dan kemajuan bagi warga Lubuk Bingin Baru. Dengan progres yang terus meningkat dari hari ke hari, masyarakat semakin optimistis menantikan hadirnya jembatan yang akan membuka konektivitas, memperkuat perekonomian, serta membawa masa depan yang lebih cerah bagi desa mereka.

Gotong Royong Warga Warnai Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Air Rusa

Rejang Lebong – Semangat kebersamaan terlihat jelas di lokasi pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang berada di Desa Air Rusa, Kecamatan Sindang Dataran, Kabupaten Rejang Lebong. Pada Rabu (10/06/2026), masyarakat setempat bersama personel TNI melaksanakan kegiatan pembersihan di sekitar area pembangunan jembatan.

Kegiatan gotong royong tersebut berlangsung dengan penuh antusias. Warga dari berbagai kalangan turut ambil bagian membersihkan lingkungan sekitar jembatan sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan infrastruktur yang sangat dinantikan masyarakat.

Jembatan Perintis Garuda ini merupakan salah satu program unggulan Presiden Republik Indonesia yang bertujuan meningkatkan konektivitas wilayah pedesaan. Kehadiran jembatan tersebut diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Dengan panjang 12 meter dan lebar 5 meter, jembatan ini akan menjadi penghubung antara Desa Air Rusa dan Desa Air Nau. Sebanyak 175 kepala keluarga atau sekitar 502 jiwa akan merasakan manfaat langsung dari keberadaan jembatan tersebut.

Dalam kesempatan itu, Sumarno, salah seorang warga Desa Air Rusa, menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia dan TNI atas pembangunan jembatan yang menjadi harapan masyarakat selama ini. Ia berharap jembatan tersebut dapat memberikan manfaat besar bagi warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Sementara itu, Komandan Kodim 0409/Rejang Lebong, Letkol Inf Agung Lewis Oktorada, M.Tr., Opsla, mengapresiasi dukungan masyarakat yang terus bergotong royong selama proses pembangunan berlangsung. Menurutnya, sinergi antara TNI dan warga menjadi kekuatan utama dalam mempercepat pembangunan Jembatan Perintis Garuda demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut.

Ground Breaking Jembatan Merah Putih Tahap V dan VI di Rejang Lebong,Kodim 0409/Rejang Lebong bangun 6 Jembatan diwilayahnya

Rejang Lebong – Komandan Kodim 0409/Rejang Lebong, Letkol Inf Agung Lewis Oktorada, M,Tr.,Opsla menggelar kegiatan Ground Breaking atau peletakan batu pertama pembangunan Jembatan Merah Putih Tahap V dan Tahap VI yang dilaksanakan secara serentak bersama jajaran Kodim di wilayah Korem 041/Garuda Emas. Kegiatan berlangsung di Desa Air Merah, Kecamatan Curup Tengah, Kabupaten Rejang Lebong, Jumat (05/06/2026).

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Danrem 041/Gamas, Jatmiko Aryanto, yang menegaskan pentingnya pengawasan dan semangat gotong royong dalam setiap tahapan pembangunan. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat menjadi kunci untuk menghadirkan infrastruktur yang berkualitas dan bermanfaat dalam jangka panjang.


Dalam sambutannya, Danrem menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap V dan VI merupakan program yang mendapat perhatian langsung dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Program ini menjadi wujud nyata kehadiran negara dalam membuka keterisolasian wilayah, mempercepat pemerataan pembangunan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat hingga ke daerah terpencil.

Sebanyak enam jembatan akan dibangun dalam program tersebut, meliputi jembatan beton di Desa Air Merah, Desa Dusun Sawah, Kelurahan Simpang Nangka, Desa Tik Serong, dan Desa Air Rusa, serta satu jembatan gantung di Desa Talang Leak. Kehadiran infrastruktur ini diharapkan mampu memperkuat konektivitas antarwilayah dan memperlancar aktivitas masyarakat.

Selain mendukung pertumbuhan ekonomi, pembangunan jembatan juga akan memudahkan akses masyarakat terhadap berbagai layanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik lainnya. Dengan akses yang lebih baik, masyarakat diharapkan dapat merasakan manfaat pembangunan secara lebih merata.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong, unsur Forkopimda, instansi terkait, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta masyarakat Desa Air Merah. Antusiasme warga yang hadir menjadi bukti tingginya harapan terhadap pembangunan Jembatan Merah Putih sebagai penghubung baru yang akan mendorong kemajuan daerah dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Jembatan Gantung Garuda Lubuk Bingin Baru Capai 73 Persen

Rejang Lebong – Harapan masyarakat Desa Lubuk Bingin Baru, Kecamatan Sindang Beliti Ilir (SBI), Kabupaten Rejang Lebong, untuk memiliki akses yang lebih aman dan mudah kini semakin mendekati kenyataan. Hingga Jumat (05/06/2026), pembangunan Jembatan Gantung Garuda telah mencapai progres 73 persen.

Pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari program pemerataan pembangunan yang digagas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dan dilaksanakan oleh Kodim 0409/Rejang Lebong. Kehadiran jembatan ini diharapkan mampu menjadi solusi bagi kebutuhan akses masyarakat, khususnya warga yang sehari-hari beraktivitas di sektor pertanian dan perkebunan.

Saat ini, pekerjaan difokuskan pada tahap pengecoran angkur pilon jembatan. Tahapan tersebut menjadi bagian penting dalam proses konstruksi karena berfungsi sebagai penopang utama yang akan menjamin kekuatan dan keamanan jembatan saat digunakan nantinya.

Komandan Kodim 0409/Rejang Lebong, Agung Lewis Oktorada, menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang terus memberikan dukungan dan terlibat aktif dalam kegiatan gotong royong selama pembangunan berlangsung. Sinergi antara TNI dan warga dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran pekerjaan di lapangan.

Apabila telah selesai dibangun, Jembatan Gantung Garuda akan memberikan manfaat bagi sekitar 341 kepala keluarga atau 621 jiwa. Selain memperlancar mobilitas masyarakat, jembatan ini juga akan memudahkan pengangkutan hasil pertanian sehingga dapat mendukung peningkatan kesejahteraan warga.

Lebih dari sekadar infrastruktur penghubung, Jembatan Gantung Garuda menjadi simbol harapan dan kemajuan bagi masyarakat Desa Lubuk Bingin Baru. Seiring progres pembangunan yang terus meningkat, optimisme warga pun semakin besar untuk segera menikmati manfaat jembatan yang diyakini akan membawa perubahan positif bagi kehidupan mereka.

Harapan Warga Semakin Nyata, Jembatan Gantung Garuda Lubuk Bingin Baru Tembus Progres 72 Persen

Rejang Lebong – Harapan masyarakat Desa Lubuk Bingin Baru, Kecamatan Sindang Beliti Ilir (SBI), Kabupaten Rejang Lebong, untuk memiliki akses penghubung yang aman dan memadai kini semakin dekat menjadi kenyataan. Pembangunan Jembatan Gantung Garuda yang selama ini dinantikan warga terus menunjukkan perkembangan positif dengan capaian progres pekerjaan mencapai 72 persen hingga Selasa (2/6/2026).

Jembatan yang dibangun melalui program pemerataan pembangunan yang digagas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dan dilaksanakan di wilayah Kodim 0409/Rejang Lebong tersebut menjadi salah satu proyek strategis yang diharapkan mampu meningkatkan konektivitas masyarakat pedesaan. Kehadirannya diyakini akan memberikan kemudahan akses bagi warga yang selama ini harus menghadapi berbagai keterbatasan dalam beraktivitas sehari-hari.

Memasuki tahap pekerjaan saat ini, personel yang terlibat fokus melaksanakan pengecoran angkur pilon jembatan. Tahapan tersebut merupakan bagian penting dalam proses konstruksi karena berfungsi sebagai penopang utama yang akan menentukan kekuatan serta keamanan jembatan dalam jangka panjang. Pengerjaan dilakukan secara teliti agar hasil yang diperoleh benar-benar kokoh dan sesuai dengan standar yang ditetapkan.

Komandan Kodim 0409/Rejang Lebong, Agung Lewis Oktorada, menyampaikan apresiasi atas dukungan masyarakat yang terus menunjukkan semangat gotong royong selama pembangunan berlangsung. Menurutnya, sinergi antara TNI dan warga menjadi faktor penting yang membuat proses pembangunan dapat berjalan lancar dan sesuai target yang telah direncanakan.

Setelah selesai dibangun, Jembatan Gantung Garuda akan memberikan manfaat besar bagi sekitar 341 Kepala Keluarga atau 621 jiwa yang berada di wilayah tersebut. Akses yang lebih mudah dan aman akan membantu masyarakat dalam menjalankan aktivitas ekonomi, terutama para petani yang setiap hari mengangkut hasil perkebunan dan pertanian untuk dipasarkan ke berbagai daerah. Kehadiran jembatan ini juga diharapkan mampu membuka peluang baru bagi perkembangan desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di masa mendatang.

Bagi masyarakat Lubuk Bingin Baru, Jembatan Gantung Garuda bukan sekadar bangunan fisik yang menghubungkan dua wilayah. Lebih dari itu, jembatan ini menjadi simbol harapan, kemajuan, dan masa depan yang lebih baik. Dengan progres pembangunan yang terus meningkat dari hari ke hari, warga kini semakin optimistis menantikan saat jembatan tersebut berdiri kokoh dan mulai digunakan untuk menunjang kehidupan mereka.

Back To Top