-->

Lensakodim0409

Lensakodim0409

Jembatan Gantung Garuda Desa Lubuk Bingin Baru Bawa Harapan Baru

Pembangunan Jembatan Gantung Garuda menjadi kabar menggembirakan bagi masyarakat Desa Lubuk Bingin Baru, Kecamatan Sindang Beliti Ilir (SBI), Kabupaten Rejang Lebong. Kehadiran jembatan ini membawa harapan besar dalam membuka akses yang lebih luas serta mendorong kemajuan di wilayah pedesaan.

Proyek ini merupakan inisiatif Kodim 0409/Rejang Lebong sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap pembangunan infrastruktur di daerah. Pada Sabtu, 18 April 2026, pembangunan dimulai dengan kegiatan pembersihan lokasi serta pembuatan pondasi jembatan sebagai langkah awal sebelum pekerjaan utama dilaksanakan. 

Komandan Kodim 0409/Rejang Lebong, Letkol Inf Agung Lewis Oktorada, M.Tr., Opsla, menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang antusias ikut bergotong royong. Menurutnya, kebersamaan antara TNI dan warga menjadi kekuatan penting dalam mewujudkan pembangunan yang bermanfaat bagi rakyat.

Ia berharap Jembatan Gantung Garuda dapat segera rampung sehingga manfaatnya cepat dirasakan masyarakat. Kehadiran jembatan ini nantinya akan mempermudah para petani dalam membawa hasil panen dengan lebih cepat, aman, dan efisien.

Selain menghemat waktu, jembatan ini juga diyakini mampu menekan biaya transportasi yang selama ini cukup membebani warga. Mobilitas masyarakat akan semakin lancar, sehingga aktivitas ekonomi, pendidikan, dan kebutuhan sehari-hari dapat berjalan lebih baik.

Pembangunan jembatan ini menjadi bukti bahwa semangat gotong royong masih hidup di tengah masyarakat. Dengan kerja sama yang solid antara TNI dan warga, Jembatan Gantung Garuda diharapkan menjadi simbol kemajuan serta kesejahteraan bagi Desa Lubuk Bingin Baru.

Progress Jembatan Gantung Garuda Capai 12,2 Persen, Harapan Baru Warga Dwi Tunggal

Curup – Pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Kelurahan Dwi Tunggal, Kabupaten Rejang Lebong, terus menunjukkan perkembangan positif. Proyek yang digagas Kodim 0409/Rejang Lebong ini menjadi harapan baru bagi masyarakat untuk mendapatkan akses penghubung yang lebih baik dan aman.

Pada Jumat, 17 April 2026, pekerjaan pembangunan terus dilaksanakan dengan semangat kebersamaan antara TNI dan warga. Hingga saat ini, progres pembangunan telah mencapai 12,2 persen, dengan fokus pekerjaan pada penganyaman besi cakar ayam sebagai dudukan angkur jembatan. Tahapan ini penting untuk memastikan kekuatan konstruksi jembatan ke depannya.

Jembatan gantung ini dirancang memiliki panjang 72 meter dengan lebar 1,2 meter. Nantinya, jembatan ini akan memberikan manfaat bagi 541 kepala keluarga atau sekitar 1.040 jiwa. Kehadirannya diharapkan mampu mempermudah aktivitas masyarakat sehari-hari.

Selain menjadi penghubung Kelurahan Dwi Tunggal dengan Desa Rimbo Recap, jembatan ini juga diyakini akan membantu kelancaran distribusi hasil pertanian warga. Dengan akses yang lebih cepat dan efisien, biaya transportasi dapat ditekan sehingga pendapatan masyarakat berpotensi meningkat.

Pasi Ter Kodim 0409/Rejang Lebong, Kapten Inf Tasmi Basiroroni, menegaskan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat. Ia berharap jembatan tersebut nantinya dapat mempermudah warga membawa hasil panen, menghemat biaya angkut, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pembangunan ini juga menjadi bukti kuat bahwa semangat gotong royong masih terjaga dengan baik. Prajurit TNI dan warga bahu-membahu menyelesaikan pekerjaan di lapangan. Kebersamaan ini diharapkan menjadi kekuatan besar dalam mendorong kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Jembatan Gantung Garuda, Harapan Warga Lubuk Bingin Baru Kabupaten Rejang Lebong

Pembangunan Jembatan Gantung Garuda menjadi angin segar bagi masyarakat Desa Lubuk Bingin Baru, Kecamatan Sindang Beliti Ilir (SBI), Kabupaten Rejang Lebong. Kehadiran jembatan ini  membawa harapan baru bagi warga, terutama dalam membuka akses yang lebih luas serta mendorong percepatan kemajuan di wilayah pedesaan.

Proyek ini merupakan inisiatif Kodim 0409/Rejang Lebong sebagai wujud nyata dalam mendukung pembangunan infrastruktur di daerah terpencil. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mempercepat pemerataan pembangunan, khususnya di wilayah yang selama ini masih memiliki keterbatasan akses.

Pada Kamis, 16 April 2026, pembangunan jembatan dimulai dengan tahap awal berupa pembersihan lokasi dan pembuatan pondasi. Kegiatan ini menjadi langkah penting sebelum memasuki proses pembangunan utama yang akan dilakukan secara bertahap. Hingga saat ini, pembangunan jembatan telah memasuki progres pekerjaan sebesar 2,1 persen.

Komandan Kodim 0409/Rejang Lebong, Letkol Inf Agung Lewis Oktorada, M.Tr., Opsla, menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari program unggulan Kodam XXI/Radin Inten yang selaras dengan arahan pemerintah dalam pemerataan pembangunan nasional, khususnya untuk menjangkau wilayah pelosok.

Menurutnya, jembatan gantung ini memiliki peran strategis bagi masyarakat. Selain memperlancar akses antarwilayah, keberadaannya juga akan sangat membantu aktivitas ekonomi warga. Para petani nantinya dapat lebih mudah mengangkut hasil pertanian, sehingga lebih cepat, efisien, dan mampu menghemat biaya transportasi.

Jembatan ini direncanakan akan memberikan manfaat langsung bagi 341 Kepala Keluarga (KK) dengan total 621 jiwa. Dengan adanya akses yang lebih baik, masyarakat diharapkan dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih lancar, aman, dan nyaman, sekaligus meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan.

Pembangunan jembatan ini dilaksanakan secara gotong royong oleh TNI bersama masyarakat setempat. Semangat kebersamaan tampak jelas dari antusiasme warga yang turut terlibat dalam setiap tahapan pekerjaan. Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa pembangunan dapat berjalan optimal melalui kerja sama yang kuat antara aparat dan masyarakat.

Dengan adanya Jembatan Gantung Garuda, harapan baru kini mulai tumbuh di tengah masyarakat Lubuk Bingin Baru. Jembatan ini tidak hanya menjadi penghubung fisik antarwilayah, tetapi juga menjadi simbol kemajuan dan kesejahteraan yang diharapkan dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh seluruh warga.


KUNJUNGAN KERJA TIM PUSTERAD DI KODIM 0409 REJANG LEBONG

Kodim 0409/Rejang Lebong menerima kunjungan kerja Tim Target Informasi Teritorial Pusterad yang berlangsung di Makodim pada Rabu (15/04/2026). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Dirpit Pusterad Brigjen TNI Heri Dwi Subagyo. Turut hadir Kasubditinfo Analister Sdirpit Pusterad Kolonel Inf Yudhi Diliyanto, S.I.P. Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam penguatan data teritorial di wilayah.


Dalam sambutannya, Komandan Kodim 0409/Rejang Lebong yang diwakili Kasdim Mayor Inf Asri Wuri Hendra Dewa menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Ia menegaskan dukungan penuh terhadap kehadiran tim dari Pusterad. Menurutnya, peran teritorial TNI AD sangat krusial dalam menyiapkan dan memelihara kondisi juang. Hal ini menjadi bagian penting dalam mendukung pertahanan negara yang tangguh.

Lebih lanjut disampaikan bahwa kunjungan ini merupakan kesempatan berharga bagi jajaran Kodim. Melalui kegiatan ini, satuan dapat memperoleh arahan serta asistensi teknis secara langsung. Terutama dalam penyajian data teritorial yang akurat, mutakhir, dan terintegrasi. Diharapkan kualitas pembinaan teritorial ke depan semakin optimal.

Sementara itu, sambutan Dirpit Pusterad yang diwakili Kolonel Inf Yudhi Diliyanto menjelaskan pentingnya siklus data teritorial. Ia menyampaikan bahwa target informasi teritorial meliputi perencanaan, pengumpulan, pengolahan, hingga penyajian data. Informasi tersebut mencakup aspek geografi, demografi, dan kondisi sosial. Data yang akurat akan menjadi dasar dalam penyusunan rencana pembinaan teritorial yang tepat.

Dalam arahannya, ia juga menekankan beberapa hal penting kepada aparat kewilayahan. Di antaranya meningkatkan kemampuan deteksi dini dan cegah dini terhadap setiap perkembangan situasi. Selain itu, pelaporan secara berjenjang dan berkelanjutan harus terus dilakukan. Aparat juga diingatkan untuk menjauhi segala bentuk pelanggaran hukum. Serta tetap menjaga militansi dan semangat pengabdian dalam bertugas.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Plt Bupati Rejang Lebong Hendri Praja beserta jajaran pemerintah daerah. Hadir pula Kepala BPBD, Dinas Sosial, serta perwakilan Damkar Kabupaten Rejang Lebong. Selain itu, seluruh jajaran Kodim seperti para Pasi, Danramil, hingga Babinsa juga mengikuti kegiatan ini. Kehadiran berbagai unsur ini menunjukkan sinergi kuat dalam mendukung pembinaan teritorial di wilayah.



Progress Jembatan Gantung Garuda Harapan Warga Dwi Tunggal Capai 10 Persen

Curup – Pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Kelurahan Dwi Tunggal, Kabupaten Rejang Lebong, kini mulai menunjukkan progres menggembirakan. Proyek yang digagas oleh Kodim 0409/Rejang Lebong ini menjadi angin segar bagi masyarakat, sekaligus langkah nyata dalam mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut. Kehadirannya pun disambut dengan penuh antusias oleh warga yang telah lama menantikan akses penghubung yang lebih baik.

Pada Rabu, 15 April 2026, pekerjaan pembangunan jembatan yang berada di Kecamatan Curup terus berjalan. Proyek ini menjadi solusi penting atas berbagai kendala mobilitas yang selama ini dihadapi masyarakat. Dengan dimulainya pembangunan, harapan akan akses yang lebih aman dan mudah kini semakin mendekati kenyataan.

Jembatan gantung ini dirancang memiliki panjang sekitar 72 meter dengan lebar 1,2 meter. Kehadirannya diharapkan dapat memberikan manfaat bagi 541 kepala keluarga atau sekitar 1.040 jiwa. Hingga saat ini, progres pembangunan telah mencapai sekitar 10 persen, dengan fokus pekerjaan pada penganyaman besi cakar ayam sebagai dudukan angkur jembatan. Tahapan ini menjadi bagian penting dalam memastikan kekuatan dan ketahanan konstruksi.

Ke depan, jembatan ini tidak hanya berfungsi sebagai penghubung antarwilayah, tetapi juga diharapkan mampu memperlancar distribusi hasil pertanian warga. Mengingat sebagian besar masyarakat menggantungkan hidup dari sektor pertanian, keberadaan jembatan ini diyakini akan mendorong peningkatan perekonomian desa.

Komandan Kodim 0409/Rejang Lebong, Letkol Inf Agung Lewis Oktorada M.Tr., Opsla, menegaskan komitmen pihaknya untuk terus hadir membantu masyarakat dalam mengatasi berbagai kesulitan. Ia menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap kebutuhan warga. “Kami berharap jembatan ini dapat mempermudah masyarakat dalam membawa hasil panen, mengurangi biaya transportasi, serta meningkatkan kesejahteraan,” ujarnya.

Sebelumnya, warga harus menempuh jalur yang sulit dengan waktu perjalanan yang cukup lama, sehingga menjadi kendala dalam aktivitas sehari-hari. Dengan hadirnya jembatan gantung ini, akses diharapkan menjadi lebih cepat, aman, dan efisien, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat luas.

Pembangunan jembatan ini juga melibatkan kerja sama antara prajurit TNI dan masyarakat setempat. Dengan semangat gotong royong dan antusiasme yang tinggi, mereka bahu-membahu menyelesaikan pekerjaan di lapangan. Sinergi ini menjadi bukti kuat bahwa kebersamaan adalah kunci dalam membangun daerah, sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.

Back To Top