Jembatan Gantung Garuda Kelurahan Dwi Tunggal, Akses aman bagi anak-anak menuju sekolah
Curup – Pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Kelurahan Dwi Tunggal, Kabupaten Rejang Lebong, terus menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Program yang digagas oleh Kodim 0409/Rejang Lebong ini menjadi harapan baru bagi masyarakat dalam mendapatkan akses penghubung yang lebih aman, nyaman, dan efisien. Kehadiran jembatan tersebut diyakini akan membawa dampak besar bagi aktivitas warga sehari-hari.
Pada Senin, 20 April 2026, proses pembangunan masih terus berjalan dengan penuh semangat kebersamaan antara prajurit TNI dan masyarakat setempat. Hingga saat ini, progres pekerjaan telah mencapai 21 persen. Fokus pembangunan berada pada tahap pembuatan pondasi, khususnya pengecoran tiang vilon yang menjadi bagian penting untuk menopang kekuatan jembatan dalam jangka panjang.
Jembatan gantung ini direncanakan memiliki panjang 72 meter dengan lebar 1,2 meter. Jika selesai nanti, jembatan ini akan memberikan manfaat bagi 541 kepala keluarga atau sekitar 1.040 jiwa. Kehadiran infrastruktur tersebut diharapkan mampu mempermudah mobilitas warga, baik untuk bekerja, bersekolah, maupun menjalankan aktivitas lainnya.
Selain menghubungkan Kelurahan Dwi Tunggal dengan Desa Rimbo Recap, jembatan ini juga akan memperlancar distribusi hasil pertanian masyarakat. Dengan akses yang lebih cepat dan hemat biaya, para petani diharapkan dapat membawa hasil panen dengan lebih mudah. Kondisi ini tentu berpeluang meningkatkan pendapatan serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.
Komandan Kodim 0409/Rejang Lebong, Letkol Inf Agung Lewis Oktorada, M.Tr. Opsla, menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap kesulitan rakyat. Ia berharap kehadiran jembatan nantinya dapat membantu warga mengangkut hasil panen, menghemat biaya transportasi, serta menjadi akses aman bagi anak-anak menuju sekolah agar dapat tiba tepat waktu.
Pembangunan Jembatan Gantung Garuda juga menjadi bukti bahwa semangat gotong royong masih terjaga dengan baik di tengah masyarakat. Prajurit TNI dan warga tampak bekerja bahu-membahu demi mewujudkan jembatan impian bersama. Kebersamaan ini diharapkan menjadi kekuatan besar dalam mendorong kemajuan daerah, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memberi semangat baru bagi generasi muda untuk meraih masa depan yang lebih baik.

.jpeg)
.jpeg)











