-->

Lensakodim0409

Lensakodim0409

Jembatan Gantung Garuda Warga Lubuk Bingin Baru Capai Progres 32 Persen

Rejang lebong - Pembangunan Jembatan Gantung Garuda menjadi angin segar bagi masyarakat Desa Lubuk Bingin Baru, Kecamatan Sindang Beliti Ilir (SBI), Kabupaten Rejang Lebong. Kehadiran jembatan ini membawa harapan baru bagi warga dalam membuka akses yang lebih luas serta mendorong kemajuan wilayah pedesaan.

Proyek tersebut merupakan inisiatif Kodim 0409/Rejang Lebong sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pembangunan infrastruktur di daerah terpencil. Langkah ini diharapkan mampu mempercepat pemerataan pembangunan, khususnya bagi masyarakat yang masih memiliki keterbatasan akses transportasi.

Pada Rabu, 29 April 2026, pekerjaan pembangunan dilanjutkan dengan pembuatan tambahan besi stik sumuran lantai dasar sebelah kiri. Tahapan ini menjadi bagian penting sebelum masuk ke proses pembangunan utama. Hingga saat ini, progres pekerjaan telah mencapai 32 persen.

Komandan Kodim 0409/Rejang Lebong, Letkol Inf Agung Lewis Oktorada, M.Tr., Opsla, menyampaikan apresiasi atas semangat masyarakat yang turut membantu proses pembangunan. Ia berharap pekerjaan dapat berjalan lancar hingga selesai sesuai rencana sehingga manfaatnya segera dirasakan warga.

Menurutnya, kehadiran Jembatan Gantung Garuda nantinya akan memberikan dampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat. Terutama dalam mempermudah aktivitas warga yang bergantung pada sektor pertanian serta memperlancar distribusi hasil panen.

Jembatan ini direncanakan memberi manfaat langsung bagi 341 Kepala Keluarga dengan total 621 jiwa. Pembangunan dilakukan secara gotong royong antara TNI dan masyarakat setempat, menjadi bukti kuat bahwa kebersamaan mampu menghadirkan kemajuan dan kesejahteraan bagi Desa Lubuk Bingin Baru.

Masyarakat setempat berharap pembangunan jembatan dapat segera rampung agar aktivitas sehari-hari menjadi lebih mudah dan aman. Dengan akses yang semakin baik, diharapkan peluang usaha, pendidikan, serta pelayanan masyarakat juga akan semakin meningkat di masa mendatang.

Jembatan Gantung Garuda Warga Lubuk Bingin Baru Capai Progres 29 Persen

Pembangunan Jembatan Gantung Garuda menjadi angin segar bagi masyarakat Desa Lubuk Bingin Baru, Kecamatan Sindang Beliti Ilir (SBI), Kabupaten Rejang Lebong. Kehadiran jembatan ini membawa harapan baru bagi warga dalam membuka akses yang lebih luas serta mendorong percepatan kemajuan wilayah pedesaan.

Proyek ini merupakan inisiatif Kodim 0409/Rejang Lebong sebagai bentuk nyata dukungan terhadap pembangunan infrastruktur di daerah terpencil. Langkah tersebut menjadi bagian penting dalam pemerataan pembangunan, terutama bagi wilayah yang selama ini masih menghadapi keterbatasan akses transportasi.

Pada Selasa, 28 April 2026, pembangunan jembatan memasuki tahapan pekerjaan tambahan berupa pemasangan besi stik sumuran lantai dasar sebelah kiri. Tahap ini menjadi proses penting sebelum pengerjaan utama dilanjutkan secara bertahap. Hingga saat ini, progres pembangunan telah mencapai 29 persen.

Komandan Kodim 0409/Rejang Lebong, Letkol Inf Agung Lewis Oktorada, M.Tr., Opsla, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan aktif masyarakat dalam mendukung pembangunan tersebut. Ia berharap pekerjaan dapat berjalan lancar hingga selesai sesuai rencana sehingga manfaatnya segera dirasakan warga.

Menurutnya, kehadiran Jembatan Gantung Garuda nantinya akan memberikan dampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya dalam mempermudah aktivitas warga yang mayoritas bergantung pada sektor pertanian. Dengan akses yang lebih baik, hasil panen dapat diangkut dengan lebih cepat dan efisien.

Jembatan ini direncanakan memberi manfaat langsung bagi 341 Kepala Keluarga dengan total 621 jiwa. Dengan adanya akses penghubung yang aman dan layak, masyarakat juga akan lebih mudah menjangkau fasilitas pendidikan, kesehatan, serta pusat perekonomian di wilayah sekitar.

Pembangunan yang dilaksanakan secara gotong royong antara TNI dan masyarakat ini menjadi bukti kuat bahwa semangat kebersamaan mampu menghadirkan harapan baru menuju kemajuan dan kesejahteraan Desa Lubuk Bingin Baru. Jembatan ini diharapkan menjadi simbol persatuan sekaligus tonggak pembangunan berkelanjutan bagi generasi mendatang.

Progress Jembatan Gantung Garuda Warga Dwi Tunggal Capai 39 Persen

Curup – Pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Kelurahan Dwi Tunggal, Kabupaten Rejang Lebong, terus menunjukkan perkembangan positif. Program yang digagas Kodim 0409/Rejang Lebong ini menjadi harapan baru bagi masyarakat untuk memperoleh akses penghubung yang lebih aman, nyaman, dan memadai. Kehadiran jembatan tersebut diyakini akan membawa perubahan besar bagi aktivitas warga sehari-hari.

Pada Senin, 27 April 2026, proses pembangunan masih berlangsung dengan semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat. Hingga saat ini, progres pengerjaan telah mencapai 39 persen. Fokus pekerjaan berada pada pengelasan tiang vilon yang menjadi penopang utama konstruksi jembatan. Tahapan ini dikerjakan secara teliti demi memastikan kualitas bangunan tetap terjaga.

Pengerjaan tiang penyangga menjadi bagian penting untuk menjamin kekuatan serta ketahanan jembatan saat digunakan nanti. Dengan perencanaan matang dan pelaksanaan terukur, jembatan ini diharapkan mampu berdiri kokoh dalam jangka panjang. Warga pun menaruh harapan besar agar akses baru ini segera bisa dimanfaatkan.

Jembatan gantung ini dirancang memiliki panjang 72 meter dengan lebar 1,2 meter. Nantinya, keberadaan jembatan akan memberi manfaat bagi 541 kepala keluarga atau sekitar 1.040 jiwa. Masyarakat menyambut pembangunan tersebut dengan antusias karena akan mempermudah mobilitas dan aktivitas harian mereka.

Selain menghubungkan Kelurahan Dwi Tunggal dengan Desa Rimbo Recap, jembatan ini juga diprediksi memperlancar distribusi hasil pertanian warga. Akses yang lebih cepat dan efisien akan membantu menekan biaya transportasi. Kondisi ini tentu berpeluang meningkatkan pendapatan serta kesejahteraan masyarakat setempat.

Komandan Kodim 0409/Rejang Lebong, Letkol Inf Agung Lewis Oktorada, M.Tr., Opsla, menegaskan pembangunan jembatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap kesulitan masyarakat. Ia berharap jembatan tersebut dapat memudahkan warga membawa hasil panen dan menghemat biaya angkut. Semangat gotong royong antara TNI dan warga menjadi bukti bahwa kebersamaan adalah kunci utama dalam mendorong kemajuan daerah.

Progres 25 Persen, Jembatan Gantung Garuda Jadi Harapan Baru Warga Lubuk Bingin Baru

Curup – Pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Desa Lubuk Bingin Baru, Kecamatan Sindang Beliti Ilir (SBI), Kabupaten Rejang Lebong, terus menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Proyek ini menjadi angin segar bagi masyarakat dalam membuka akses dan mendorong kemajuan wilayah pedesaan.

Kehadiran jembatan ini diyakini akan membawa perubahan signifikan bagi kehidupan warga, tidak hanya sebagai sarana penghubung antarwilayah, tetapi juga sebagai pendorong peningkatan mobilitas dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Pembangunan ini merupakan inisiatif Kodim 0409/Rejang Lebong sebagai bentuk kepedulian terhadap pemerataan pembangunan di wilayah terpencil. Infrastruktur ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat akan akses yang lebih aman, cepat, dan efisien.

Pada Minggu, 26 April 2026, progres pembangunan terus mengalami peningkatan dengan fokus pekerjaan pada pembuatan pondasi sebagai dasar utama konstruksi. Hingga saat ini, capaian pembangunan telah mencapai 25 persen dan berjalan sesuai rencana.

Komandan Kodim 0409/Rejang Lebong, Letkol Inf Agung Lewis Oktorada, M.Tr., Opsla, mengapresiasi keterlibatan aktif masyarakat. Ia menilai semangat gotong royong menjadi kunci utama dalam mempercepat proses pembangunan agar dapat selesai tepat waktu dengan hasil maksimal.

Jembatan ini nantinya akan memberikan manfaat bagi 341 Kepala Keluarga (KK) dengan total 621 jiwa, terutama dalam mempermudah distribusi hasil pertanian dan akses menuju pusat aktivitas ekonomi. Lebih dari itu, Jembatan Gantung Garuda menjadi simbol kebersamaan dan harapan baru bagi masyarakat Lubuk Bingin Baru.

Jembatan Gantung Garuda Warga Lubuk Bingin Baru Capai Progres 18,5 Persen

Pembangunan Jembatan Gantung Garuda menjadi angin segar bagi masyarakat Desa Lubuk Bingin Baru, Kecamatan Sindang Beliti Ilir (SBI), Kabupaten Rejang Lebong. Kehadiran jembatan ini membawa harapan baru bagi warga, terutama dalam membuka akses yang lebih luas serta mendorong percepatan kemajuan di wilayah pedesaan. Infrastruktur ini diyakini akan menjadi penggerak perubahan bagi kehidupan masyarakat setempat.

Proyek tersebut merupakan inisiatif Kodim 0409/Rejang Lebong sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap pembangunan daerah terpencil. Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerataan pembangunan agar masyarakat di wilayah pelosok dapat merasakan manfaat infrastruktur yang memadai. Kehadiran jembatan ini juga menjadi solusi atas keterbatasan akses yang selama ini dihadapi warga.

Pada Jumat, 24 April 2026, pembangunan jembatan terus menunjukkan perkembangan positif. Tahapan pekerjaan dimulai dari pembuatan pondasi sebagai dasar utama konstruksi. Hingga saat ini, progres pembangunan telah mencapai 18,5 persen. Capaian tersebut menjadi bukti bahwa proses pengerjaan berjalan sesuai rencana dan terus dikebut secara bertahap.

Komandan Kodim 0409/Rejang Lebong, Letkol Inf Agung Lewis Oktorada, M.Tr., Opsla, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan aktif masyarakat dalam proses pembangunan. Menurutnya, semangat gotong royong yang ditunjukkan warga menjadi kekuatan besar dalam mempercepat penyelesaian proyek. Ia berharap pembangunan dapat berjalan lancar hingga selesai dengan hasil terbaik.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Jembatan Gantung Garuda nantinya akan memberikan dampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat. Terutama bagi warga yang menggantungkan hidup dari sektor pertanian, jembatan ini akan mempermudah mobilitas hasil panen dan mempercepat akses menuju pusat perdagangan. Dengan demikian, kesejahteraan warga diharapkan ikut meningkat.

Jembatan ini direncanakan memberikan manfaat langsung bagi 341 Kepala Keluarga (KK) dengan total 621 jiwa. Kehadirannya tidak hanya menjadi penghubung antarwilayah, tetapi juga simbol kemajuan, kebersamaan, dan harapan baru bagi masyarakat Lubuk Bingin Baru. Dengan kerja sama antara TNI dan warga, jembatan ini diharapkan menjadi warisan pembangunan yang bermanfaat dalam jangka panjang.

Back To Top