Rejang Lebong – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD)
Ke-127 yang dilaksanakan oleh Kodim 0409/Rejang Lebong resmi ditutup melalui
upacara di Lapangan SMA Negeri 3 Rejang Lebong, Rabu (11/03/2026). Kegiatan
penutupan berlangsung dengan khidmat dan dihadiri berbagai unsur Forkopimda
serta tamu undangan. Program TMMD ini menjadi salah satu upaya TNI dalam
membantu percepatan pembangunan di wilayah pedesaan. Selama pelaksanaannya,
TMMD berhasil menunjukkan sinergi yang kuat antara TNI, pemerintah daerah, dan
masyarakat.

Upacara penutupan dipimpin langsung oleh Irdam XXI/Radin
Inten Brigjen TNI Enjang S.I.P., M.Han yang didampingi Sekretaris Daerah
Kabupaten Rejang Lebong, Ketua DPRD, Kapolres, Kajari, serta diikuti mahasiswa
Universitas Prof. Dr. Hazairin (Unihaz) Bengkulu sebanyak 15 orang. Kehadiran
para pejabat daerah dan unsur masyarakat tersebut menunjukkan dukungan penuh
terhadap program TMMD. Momentum penutupan ini sekaligus menjadi simbol
berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan selama kurang
lebih satu bulan. Suasana kebersamaan dan semangat gotong royong tampak
mewarnai kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, Brigjen TNI Enjang menyampaikan bahwa
seluruh rangkaian kegiatan TMMD Ke-127 yang dilaksanakan oleh Kodim 0409/Rejang
Lebong telah selesai dengan capaian 100 persen. Ia menjelaskan bahwa program
TMMD kali ini meliputi berbagai sasaran, baik fisik, nonfisik maupun sasaran
tambahan. Seluruh kegiatan tersebut berhasil diselesaikan berkat kerja keras
Satgas TMMD bersama masyarakat. Hal ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara TNI
dan rakyat mampu menghasilkan pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat.
Untuk sasaran fisik, kegiatan yang dilaksanakan antara lain
pembukaan badan jalan sepanjang 4.167 meter dengan lebar 8 meter serta
pengerasan jalan sepanjang 1.250 meter dengan lebar 4 meter. Jalan tersebut
menghubungkan Desa Seguring dengan Desa Tanjung Beringin. Dengan adanya akses
jalan baru ini, masyarakat diharapkan dapat lebih mudah melakukan aktivitas
sehari-hari. Selain itu, akses transportasi juga menjadi lebih lancar sehingga
dapat menunjang perekonomian warga.
Menurut Brigjen TNI Enjang, pembukaan akses jalan tersebut
memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Jalan yang
lebih baik akan mempermudah mobilitas warga serta memperlancar distribusi hasil
pertanian dan perkebunan dari kedua desa. Dengan demikian, potensi ekonomi
masyarakat dapat berkembang lebih optimal. Ia berharap fasilitas yang telah
dibangun ini dapat dimanfaatkan dan dijaga dengan baik oleh masyarakat.
Selain pembangunan fisik, program TMMD juga melaksanakan
berbagai kegiatan nonfisik yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan dan
pengetahuan masyarakat. Beberapa kegiatan tersebut antara lain pelayanan
kesehatan, bazar murah, penyuluhan stunting, serta penyuluhan kesehatan kepada
masyarakat. Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari warga karena memberikan
manfaat langsung bagi kehidupan sehari-hari. Melalui program ini, masyarakat
tidak hanya merasakan pembangunan infrastruktur, tetapi juga peningkatan kualitas
sumber daya manusia.

Sementara itu, untuk sasaran tambahan, TMMD juga
melaksanakan pembangunan 5 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), pembuatan 6
titik sumur bor, serta rehabilitasi satu unit jembatan. Seluruh program
tambahan tersebut telah selesai dilaksanakan dengan capaian 100 persen.
Pembangunan ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas hidup
masyarakat serta memenuhi kebutuhan dasar warga desa. Keberhasilan ini menjadi
bukti nyata komitmen TNI dalam membantu pembangunan daerah.
Di akhir kegiatan, Brigjen TNI Enjang berharap program TMMD
dapat terus dilaksanakan di berbagai wilayah, termasuk di beberapa Kodim di
Provinsi Bengkulu. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung
program TMMD sebagai bagian dari upaya bersama dalam membangun daerah. Dengan
semangat kebersamaan dan gotong royong, pembangunan yang merata diharapkan
dapat terwujud. Hal ini sekaligus menjadi langkah nyata dalam menyongsong visi
besar Indonesia Emas 2045.