Jembatan Gantung Garuda Warga Lubuk Bingin Baru Capai Progres 18,5 Persen
Pembangunan Jembatan Gantung Garuda menjadi angin segar bagi masyarakat Desa Lubuk Bingin Baru, Kecamatan Sindang Beliti Ilir (SBI), Kabupaten Rejang Lebong. Kehadiran jembatan ini membawa harapan baru bagi warga, terutama dalam membuka akses yang lebih luas serta mendorong percepatan kemajuan di wilayah pedesaan. Infrastruktur ini diyakini akan menjadi penggerak perubahan bagi kehidupan masyarakat setempat.
Proyek tersebut merupakan inisiatif Kodim 0409/Rejang Lebong sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap pembangunan daerah terpencil. Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerataan pembangunan agar masyarakat di wilayah pelosok dapat merasakan manfaat infrastruktur yang memadai. Kehadiran jembatan ini juga menjadi solusi atas keterbatasan akses yang selama ini dihadapi warga.
Pada Jumat, 24 April 2026, pembangunan jembatan terus menunjukkan perkembangan positif. Tahapan pekerjaan dimulai dari pembuatan pondasi sebagai dasar utama konstruksi. Hingga saat ini, progres pembangunan telah mencapai 18,5 persen. Capaian tersebut menjadi bukti bahwa proses pengerjaan berjalan sesuai rencana dan terus dikebut secara bertahap.
Komandan Kodim 0409/Rejang Lebong, Letkol Inf Agung Lewis Oktorada, M.Tr., Opsla, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan aktif masyarakat dalam proses pembangunan. Menurutnya, semangat gotong royong yang ditunjukkan warga menjadi kekuatan besar dalam mempercepat penyelesaian proyek. Ia berharap pembangunan dapat berjalan lancar hingga selesai dengan hasil terbaik.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Jembatan Gantung Garuda nantinya akan memberikan dampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat. Terutama bagi warga yang menggantungkan hidup dari sektor pertanian, jembatan ini akan mempermudah mobilitas hasil panen dan mempercepat akses menuju pusat perdagangan. Dengan demikian, kesejahteraan warga diharapkan ikut meningkat.
Jembatan ini direncanakan memberikan manfaat langsung bagi 341 Kepala Keluarga (KK) dengan total 621 jiwa. Kehadirannya tidak hanya menjadi penghubung antarwilayah, tetapi juga simbol kemajuan, kebersamaan, dan harapan baru bagi masyarakat Lubuk Bingin Baru. Dengan kerja sama antara TNI dan warga, jembatan ini diharapkan menjadi warisan pembangunan yang bermanfaat dalam jangka panjang.





.jpeg)


.jpeg)


.jpeg)

.jpeg)
.jpeg)