-->

Lensakodim0409

Lensakodim0409

Ground Breaking Jembatan Merah Putih Tahap V dan VI di Rejang Lebong,Kodim 0409/Rejang Lebong bangun 6 Jembatan diwilayahnya

Rejang Lebong – Komandan Kodim 0409/Rejang Lebong, Letkol Inf Agung Lewis Oktorada, M,Tr.,Opsla menggelar kegiatan Ground Breaking atau peletakan batu pertama pembangunan Jembatan Merah Putih Tahap V dan Tahap VI yang dilaksanakan secara serentak bersama jajaran Kodim di wilayah Korem 041/Garuda Emas. Kegiatan berlangsung di Desa Air Merah, Kecamatan Curup Tengah, Kabupaten Rejang Lebong, Jumat (05/06/2026).

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Danrem 041/Gamas, Jatmiko Aryanto, yang menegaskan pentingnya pengawasan dan semangat gotong royong dalam setiap tahapan pembangunan. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat menjadi kunci untuk menghadirkan infrastruktur yang berkualitas dan bermanfaat dalam jangka panjang.


Dalam sambutannya, Danrem menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap V dan VI merupakan program yang mendapat perhatian langsung dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Program ini menjadi wujud nyata kehadiran negara dalam membuka keterisolasian wilayah, mempercepat pemerataan pembangunan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat hingga ke daerah terpencil.

Sebanyak enam jembatan akan dibangun dalam program tersebut, meliputi jembatan beton di Desa Air Merah, Desa Dusun Sawah, Kelurahan Simpang Nangka, Desa Tik Serong, dan Desa Air Rusa, serta satu jembatan gantung di Desa Talang Leak. Kehadiran infrastruktur ini diharapkan mampu memperkuat konektivitas antarwilayah dan memperlancar aktivitas masyarakat.

Selain mendukung pertumbuhan ekonomi, pembangunan jembatan juga akan memudahkan akses masyarakat terhadap berbagai layanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik lainnya. Dengan akses yang lebih baik, masyarakat diharapkan dapat merasakan manfaat pembangunan secara lebih merata.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong, unsur Forkopimda, instansi terkait, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta masyarakat Desa Air Merah. Antusiasme warga yang hadir menjadi bukti tingginya harapan terhadap pembangunan Jembatan Merah Putih sebagai penghubung baru yang akan mendorong kemajuan daerah dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Jembatan Gantung Garuda Lubuk Bingin Baru Capai 73 Persen

Rejang Lebong – Harapan masyarakat Desa Lubuk Bingin Baru, Kecamatan Sindang Beliti Ilir (SBI), Kabupaten Rejang Lebong, untuk memiliki akses yang lebih aman dan mudah kini semakin mendekati kenyataan. Hingga Jumat (05/06/2026), pembangunan Jembatan Gantung Garuda telah mencapai progres 73 persen.

Pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari program pemerataan pembangunan yang digagas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dan dilaksanakan oleh Kodim 0409/Rejang Lebong. Kehadiran jembatan ini diharapkan mampu menjadi solusi bagi kebutuhan akses masyarakat, khususnya warga yang sehari-hari beraktivitas di sektor pertanian dan perkebunan.

Saat ini, pekerjaan difokuskan pada tahap pengecoran angkur pilon jembatan. Tahapan tersebut menjadi bagian penting dalam proses konstruksi karena berfungsi sebagai penopang utama yang akan menjamin kekuatan dan keamanan jembatan saat digunakan nantinya.

Komandan Kodim 0409/Rejang Lebong, Agung Lewis Oktorada, menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang terus memberikan dukungan dan terlibat aktif dalam kegiatan gotong royong selama pembangunan berlangsung. Sinergi antara TNI dan warga dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran pekerjaan di lapangan.

Apabila telah selesai dibangun, Jembatan Gantung Garuda akan memberikan manfaat bagi sekitar 341 kepala keluarga atau 621 jiwa. Selain memperlancar mobilitas masyarakat, jembatan ini juga akan memudahkan pengangkutan hasil pertanian sehingga dapat mendukung peningkatan kesejahteraan warga.

Lebih dari sekadar infrastruktur penghubung, Jembatan Gantung Garuda menjadi simbol harapan dan kemajuan bagi masyarakat Desa Lubuk Bingin Baru. Seiring progres pembangunan yang terus meningkat, optimisme warga pun semakin besar untuk segera menikmati manfaat jembatan yang diyakini akan membawa perubahan positif bagi kehidupan mereka.

Harapan Warga Semakin Nyata, Jembatan Gantung Garuda Lubuk Bingin Baru Tembus Progres 72 Persen

Rejang Lebong – Harapan masyarakat Desa Lubuk Bingin Baru, Kecamatan Sindang Beliti Ilir (SBI), Kabupaten Rejang Lebong, untuk memiliki akses penghubung yang aman dan memadai kini semakin dekat menjadi kenyataan. Pembangunan Jembatan Gantung Garuda yang selama ini dinantikan warga terus menunjukkan perkembangan positif dengan capaian progres pekerjaan mencapai 72 persen hingga Selasa (2/6/2026).

Jembatan yang dibangun melalui program pemerataan pembangunan yang digagas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dan dilaksanakan di wilayah Kodim 0409/Rejang Lebong tersebut menjadi salah satu proyek strategis yang diharapkan mampu meningkatkan konektivitas masyarakat pedesaan. Kehadirannya diyakini akan memberikan kemudahan akses bagi warga yang selama ini harus menghadapi berbagai keterbatasan dalam beraktivitas sehari-hari.

Memasuki tahap pekerjaan saat ini, personel yang terlibat fokus melaksanakan pengecoran angkur pilon jembatan. Tahapan tersebut merupakan bagian penting dalam proses konstruksi karena berfungsi sebagai penopang utama yang akan menentukan kekuatan serta keamanan jembatan dalam jangka panjang. Pengerjaan dilakukan secara teliti agar hasil yang diperoleh benar-benar kokoh dan sesuai dengan standar yang ditetapkan.

Komandan Kodim 0409/Rejang Lebong, Agung Lewis Oktorada, menyampaikan apresiasi atas dukungan masyarakat yang terus menunjukkan semangat gotong royong selama pembangunan berlangsung. Menurutnya, sinergi antara TNI dan warga menjadi faktor penting yang membuat proses pembangunan dapat berjalan lancar dan sesuai target yang telah direncanakan.

Setelah selesai dibangun, Jembatan Gantung Garuda akan memberikan manfaat besar bagi sekitar 341 Kepala Keluarga atau 621 jiwa yang berada di wilayah tersebut. Akses yang lebih mudah dan aman akan membantu masyarakat dalam menjalankan aktivitas ekonomi, terutama para petani yang setiap hari mengangkut hasil perkebunan dan pertanian untuk dipasarkan ke berbagai daerah. Kehadiran jembatan ini juga diharapkan mampu membuka peluang baru bagi perkembangan desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di masa mendatang.

Bagi masyarakat Lubuk Bingin Baru, Jembatan Gantung Garuda bukan sekadar bangunan fisik yang menghubungkan dua wilayah. Lebih dari itu, jembatan ini menjadi simbol harapan, kemajuan, dan masa depan yang lebih baik. Dengan progres pembangunan yang terus meningkat dari hari ke hari, warga kini semakin optimistis menantikan saat jembatan tersebut berdiri kokoh dan mulai digunakan untuk menunjang kehidupan mereka.

Harapan Warga Kian Dekat, Jembatan Gantung Garuda Lubuk Bingin Baru Capai 71 Persen

Rejang Lebong – Pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Desa Lubuk Bingin Baru, Kecamatan Sindang Beliti Ilir (SBI), Kabupaten Rejang Lebong, terus menunjukkan progres yang menggembirakan. Hingga Selasa (02/06/2026), pembangunan jembatan yang menjadi harapan masyarakat tersebut telah mencapai 71 persen.

Program pembangunan ini merupakan bagian dari upaya pemerataan pembangunan yang digagas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dan dilaksanakan di wilayah Kodim 0409/Rejang Lebong. Kehadiran Jembatan Gantung Garuda diharapkan mampu membuka akses yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat pedesaan, khususnya para petani yang menggantungkan hidup dari hasil perkebunan dan pertanian.

Pada tahap pengerjaan saat ini, personel yang terlibat fokus melaksanakan pengecoran angkur pilon jembatan. Pekerjaan tersebut menjadi salah satu tahapan penting untuk memastikan kekuatan dan keamanan konstruksi sebelum memasuki tahapan berikutnya.

Komandan Kodim 0409/Rejang Lebong, Letkol Inf Agung Lewis Oktorada, M.Tr., Opsla, mengapresiasi dukungan dan partisipasi masyarakat yang terus bergotong royong selama proses pembangunan berlangsung. Menurutnya, semangat kebersamaan antara TNI dan warga menjadi kunci percepatan pembangunan jembatan tersebut.

Jika telah rampung, Jembatan Gantung Garuda akan memberikan manfaat bagi sekitar 341 Kepala Keluarga atau 621 jiwa. Selain mempermudah mobilitas warga, jembatan ini juga diharapkan mampu memperlancar distribusi hasil pertanian sehingga dapat mendorong peningkatan perekonomian masyarakat setempat.

Lebih dari sekadar sarana penghubung, Jembatan Gantung Garuda menjadi simbol harapan baru bagi warga Desa Lubuk Bingin Baru. Dengan progres yang terus meningkat, masyarakat kini semakin optimistis menantikan hadirnya jembatan yang akan membuka peluang dan masa depan yang lebih baik bagi desa mereka.

Progress 69 Persen, Jembatan Gantung Garuda Jadi Harapan Baru Warga Lubuk Bingin Baru

Pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Desa Lubuk Bingin Baru, Kecamatan Sindang Beliti Ilir (SBI), Kabupaten Rejang Lebong, terus menunjukkan perkembangan positif. Hingga Jumat (29/05/2026), progres pembangunan telah mencapai 69 persen dan menjadi harapan baru bagi masyarakat dalam membuka akses serta mendorong kemajuan desa.

Program yang merupakan program unggulan bapak presiden republik Indonesia bapak Prabowo subianto yang digagas Kodim 0409/Rejang Lebong ini merupakan bentuk dukungan terhadap pembangunan infrastruktur di wilayah terpencil. Saat ini, pengerjaan difokuskan pada proses pengecoran pondasi jembatan sebagai tahapan penting sebelum memasuki pembangunan utama secara bertahap.

Komandan Kodim 0409/Rejang Lebong, Letkol Inf Agung Lewis Oktorada, M.Tr., Opsla, mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat yang ikut terlibat dalam pembangunan. Ia berharap proses pembangunan berjalan lancar hingga selesai sehingga dapat memberikan manfaat besar bagi warga, terutama dalam mendukung aktivitas pertanian dan perekonomian masyarakat.

Jembatan ini nantinya akan memberikan manfaat langsung bagi 341 Kepala Keluarga dengan total 621 jiwa. Kehadiran Jembatan Gantung Garuda diharapkan mampu mempermudah mobilitas warga, meningkatkan keamanan perjalanan, serta menjadi simbol kemajuan dan kesejahteraan bagi masyarakat Lubuk Bingin Baru.

Antusiasme masyarakat terlihat dalam setiap proses pembangunan. Warga bersama personel TNI saling bahu-membahu menyelesaikan pekerjaan dengan penuh semangat kebersamaan. Gotong royong tersebut menjadi bukti kuat bahwa pembangunan yang dilakukan bersama mampu menghadirkan harapan baru bagi masa depan desa yang lebih maju dan sejahtera.

Dengan progres pembangunan yang terus meningkat, masyarakat berharap Jembatan Gantung Garuda dapat segera selesai dan digunakan. Kehadiran jembatan ini diyakini akan menjadi penghubung penting yang mampu memperlancar aktivitas warga serta mendukung pertumbuhan ekonomi desa secara berkelanjutan.

Popular Posts

Back To Top