Lensakodim0409

Lensakodim0409

Pembangunan Jalan TMMD Ke-127 di Desa Seguring Capai 89,5 Persen, Akses Warga Segera Lancar

Rejang lebong - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 yang dilaksanakan oleh Kodim 0409/Rejang Lebong terus menunjukkan progres menggembirakan. Memasuki hari ke-21 pelaksanaan, pembangunan infrastruktur jalan di Desa Seguring, Kecamatan Curup Utara, Kabupaten Rejang Lebong telah mencapai 89,5 persen hingga Senin, 2 Maret 2026. Capaian ini menjadi bukti nyata keseriusan Satgas TMMD dalam menghadirkan akses transportasi yang layak bagi masyarakat pedesaan.

Pasi Ter Kodim 0409/Rejang Lebong, Tasmi Basiroroni, menjelaskan bahwa progres pembukaan badan jalan sepanjang 4,167 kilometer dengan lebar 8 meter berjalan sangat baik meski menghadapi medan berat dan cuaca yang tidak menentu. Menurutnya, kondisi alam yang berubah cepat kerap menjadi tantangan di lapangan, namun hal tersebut mampu diatasi berkat kerja sama solid antara personel Satgas dan masyarakat.

Semangat gotong royong tampak jelas selama proses pembangunan berlangsung. Warga bersama prajurit TNI bahu-membahu menyelesaikan setiap tahapan pekerjaan, mulai dari pembersihan lahan hingga perataan badan jalan. Partisipasi aktif juga datang dari mahasiswa Unihaz yang turut membantu pekerjaan fisik di lapangan, menambah energi positif dalam percepatan pembangunan.

Selain pembukaan badan jalan, pengerasan jalan sepanjang 1,250 kilometer dengan lebar 4 meter kini telah mencapai 62,4 persen. Tahap ini menjadi bagian penting agar jalan memiliki struktur kuat, tahan lama, dan aman dilalui kendaraan masyarakat.

Pembangunan jalan ini diharapkan membawa dampak besar bagi kehidupan warga. Akses transportasi yang lebih baik akan memperlancar distribusi hasil pertanian, meningkatkan mobilitas, serta membuka peluang pertumbuhan ekonomi desa. Dengan infrastruktur yang semakin memadai, masyarakat juga akan lebih mudah menjangkau layanan pendidikan, kesehatan, dan berbagai fasilitas publik lainnya.

Satgas TMMD Ke-127 Kodim 0409/Rejang Lebong Kebut Pembangunan RTLH di Desa Seguring Hampir Selesai.

Pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 Tahun Anggaran 2026 yang digelar oleh Kodim 0409/Rejang Lebong terus menunjukkan progres menggembirakan. Memasuki hari ke-20 pada Minggu (01/03/2026), kegiatan yang dipusatkan di Desa Seguring, Kecamatan Curup Utara, Kabupaten Rejang Lebong ini memperlihatkan capaian signifikan baik pada sasaran fisik maupun nonfisik.


Program TMMD merupakan wujud nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan wilayah pedesaan. Salah satu fokus utama saat ini adalah percepatan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak lima unit yang terus dikebut agar selesai tepat waktu.

Adapun progres pengerjaan RTLH hingga hari ke-20 tercatat sebagai berikut:

- RTLH 1 : 88,8%

- RTLH 2: 90,5%

- RTLH 3: 98,2%

- RTLH 4: 98,2%

- RTLH 5: 98,3%

Pengerjaan dilakukan secara gotong royong oleh personel Satgas TMMD bersama masyarakat setempat serta mahasiswa dari Universitas Hazairin. Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan masih menjadi kekuatan utama dalam membangun desa.


Dengan progres yang terus meningkat setiap hari, diharapkan seluruh sasaran fisik program TMMD Ke-127 dapat rampung sesuai target.


Kehadiran program ini tidak hanya meningkatkan kualitas hunian warga, tetapi juga mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat sebagai fondasi pembangunan nasional dari tingkat desa.

Pembangunan Jalan TMMD Ke-127 di Desa Seguring Tembus 69,5 Persen

Rejang Lebong - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 yang digelar oleh Kodim 0409/Rejang Lebong terus menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Memasuki hari ke-19 pelaksanaan, proyek pembangunan infrastruktur yang berlokasi di Desa Seguring, Kecamatan Curup Utara, Kabupaten Rejang Lebong ini mengalami kemajuan signifikan dalam upaya menghadirkan akses jalan yang layak bagi masyarakat. Hingga Sabtu, 28 Februari 2026, progres pekerjaan terus menunjukkan tren positif.

Pasi Ter Kodim 0409/Rejang Lebong, Tasmi Basiroroni, mengungkapkan bahwa progres pembukaan badan jalan sepanjang 4,167 kilometer dengan lebar 8 meter kini telah mencapai 69,5 persen. Capaian tersebut dinilai sangat baik, terutama mengingat medan kerja yang cukup menantang serta kondisi cuaca yang kerap berubah-ubah dan berpotensi menghambat proses pengerjaan.

Menurutnya, keberhasilan ini tidak terlepas dari sinergi antara personel Satgas TMMD dan partisipasi aktif masyarakat setempat. Semangat gotong royong yang menjadi ciri khas pelaksanaan TMMD kembali terlihat nyata di lapangan. Warga bersama prajurit TNI bahu-membahu menyelesaikan setiap tahapan pekerjaan demi mempercepat terwujudnya akses transportasi yang memadai.

Selain fokus pada pembukaan badan jalan, Satgas TMMD juga terus mempercepat pengerasan jalan sepanjang 1,250 kilometer dengan lebar 4 meter. Hingga saat ini, progres pengerasan telah mencapai 39,4 persen dan terus digenjot agar dapat rampung sesuai target waktu yang telah ditentukan. Tahap pengerasan ini menjadi bagian penting untuk memastikan jalan yang dibangun memiliki kualitas yang kuat dan tahan lama sehingga dapat digunakan dalam jangka panjang.

Pembangunan jalan ini diharapkan mampu memberikan dampak positif yang besar bagi masyarakat Desa Seguring dan sekitarnya. Akses jalan yang lebih baik akan mempermudah mobilitas warga, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta membuka peluang peningkatan perekonomian desa. Selain itu, infrastruktur yang memadai juga akan mendukung akses pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik lainnya.

Melalui program TMMD ke-127 ini, TNI kembali menegaskan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat, membantu percepatan pembangunan di daerah, serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Dengan progres yang terus meningkat, diharapkan seluruh sasaran fisik dapat selesai tepat waktu dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Progres Pesat! Pembangunan Jalan TMMD Ke-127 di Desa Seguring Tembus 61,5 Persen

Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 yang digelar oleh Kodim 0409/Rejang Lebong terus menunjukkan perkembangan menggembirakan. Memasuki hari ke-18 pelaksanaan, proyek pembangunan infrastruktur yang berlokasi di wilayah Curup Utara, Kabupaten Rejang Lebong ini melaju pesat demi mewujudkan akses jalan layak bagi masyarakat.

Pasi Ter Kodim 0409/Rejang Lebong, Tasmi Basiroroni, mengungkapkan bahwa progres pembukaan badan jalan sepanjang 4,167 kilometer dengan lebar 8 meter kini telah mencapai 61,5 persen. Pencapaian tersebut dinilai sangat baik, mengingat medan kerja yang cukup menantang serta cuaca yang kerap berubah.

Tak hanya fokus pada pembukaan badan jalan, Satgas TMMD juga mempercepat pengerasan jalan sepanjang 1,250 kilometer dengan lebar 4 meter. Saat ini, tahap tersebut telah mencapai 38,4 persen dan terus digenjot agar rampung sesuai target waktu yang telah ditentukan.

Keberhasilan ini tidak terlepas dari semangat gotong royong antara personel Satgas dan masyarakat setempat. Setiap hari terlihat kebersamaan di lokasi pekerjaan—mulai dari proses penggalian, perataan tanah, hingga pengangkutan material. Kolaborasi ini bukan hanya mempercepat pembangunan, tetapi juga memperkuat kebersamaan dan rasa persatuan di tengah masyarakat.

Dengan progres yang terus meningkat, TMMD ke-127 diharapkan menjadi titik awal perubahan nyata bagi Desa Seguring. Jalan yang lebih baik bukan sekadar sarana transportasi, melainkan juga jalur harapan yang membuka akses ekonomi, pendidikan, serta layanan kesehatan yang lebih mudah dan merata bagi warga di masa depan.

Tim Wasev Mabesad Tinjau Lokasi TMMD Ke-127 Kodim 0409/Rejang Lebong, Pastikan Program Tepat Sasaran

Rejang Lebong – Komitmen TNI dalam memastikan keberhasilan program pembangunan desa kembali ditunjukkan melalui kunjungan Tim Pengawas dan Evaluasi (Wasev) Mabesad ke lokasi kegiatan TMMD Ke-127 yang dilaksanakan oleh Kodim 0409/Rejang Lebong di Desa Seguring, Kamis (26 Februari 2026).

Rombongan tim yang dipimpin Kolonel Inf Sambas bersama Mayor Inf Tunggul melakukan peninjauan langsung ke sejumlah titik sasaran fisik dan nonfisik guna memastikan seluruh tahapan kegiatan berjalan sesuai rencana, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan di lapangan.

Dalam sambutannya, Bupati H. M. Fikri Thobari menegaskan bahwa kegiatan pengawasan dan evaluasi bukan sekadar agenda monitoring, melainkan bagian dari upaya bersama untuk menjamin kualitas pelaksanaan program, akuntabilitas pembangunan, serta efektivitas hasil yang benar-benar dirasakan masyarakat.

Ia menjelaskan, penetapan Desa Seguring sebagai lokasi TMMD dilakukan melalui pertimbangan matang karena wilayah tersebut memiliki peran strategis dalam mendukung konektivitas masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas hidup warga. Pemerintah daerah, lanjutnya, berkomitmen penuh mendukung keberhasilan program melalui sinkronisasi perencanaan pembangunan dan keberlanjutan pemanfaatan hasil TMMD setelah kegiatan selesai.

Menurutnya, infrastruktur yang dibangun harus dirawat dan dimanfaatkan secara optimal agar mampu menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi lokal serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Ketua Tim Wasev Kolonel inf Sambas menyampaikan bahwa pengawasan TMMD bertujuan mengukur kinerja organisasi satuan tugas dari tahap perencanaan hingga penutupan. Evaluasi ini diharapkan dapat memastikan pelaksanaan program berlangsung optimal, efektif, dan efisien.

Ia mengingatkan bahwa TMMD merupakan program terpadu lintas sektoral yang melibatkan pemerintah daerah, instansi terkait, akademisi, tokoh masyarakat, serta seluruh komponen warga. Program ini dilaksanakan serentak secara nasional untuk mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan, khususnya daerah terpencil, tertinggal, dan terisolasi.

Sasaran kegiatan TMMD meliputi dua kategori utama, yakni:

Sasaran fisik: pembangunan jalan, jembatan, tempat ibadah, irigasi, sanitasi, sekolah, talud, poskamling, dan fasilitas umum lainnya.

Sasaran nonfisik: penyuluhan pertanian, kesehatan, hukum, wawasan kebangsaan, pelayanan kesehatan, donor darah, perpustakaan keliling, sunatan massal, hingga pembagian sembako.

Selain itu, terdapat pula program tambahan unggulan TNI AD seperti Integrated Farming, TNI Manunggal Air, rehab rumah tidak layak huni, percepatan penurunan stunting, penanaman pohon, serta kegiatan kebersihan lingkungan.

Tim Wasev juga memberikan sejumlah penekanan kepada Dansatgas TMMD, yakni Letkol Inf Agung Lewis Oktorada, agar seluruh kegiatan direncanakan secara matang terutama menghadapi musim hujan, sehingga target capaian 100 persen dapat terealisasi tepat waktu. Selain itu, penggunaan dukungan operasional harus sesuai peruntukan dan tertib administrasi, serta pelaksanaan program harus berpedoman pada rencana umum TMMD.

Menutup arahannya, Kolonel Sambas mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga dan merawat hasil pembangunan TMMD agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. Ia juga menyampaikan apresiasi atas kerja sama dan semangat gotong royong seluruh unsur yang telah berkontribusi menyukseskan program.

TMMD bukan sekadar pembangunan infrastruktur, tetapi simbol kemanunggalan TNI dan rakyat—sebuah sinergi yang menjadi fondasi penting bagi terwujudnya desa yang maju, mandiri, dan sejahtera.

Kegiatan turut di hadiri Bupati Rejang Lebong H. M. Fikri Thobari., SE, M.A.P, Tim Wasev TMMD Kol Inf Sambas dan Mayor Inf Tunggul, Dansatgas TMMD Letkol Inf Agung Lewis Oktorada,M.Tr.,Opsla , Kasi Ter Korem 041/Gamas diwakili Pasi Ter Mayor Inf Tonny AR, Ketua DPRD Rejang Lebong diwakili Putra Mas Wigoro., SE, MH, M.A.P,  Kadis PUPR Rejang Lebong Harry Eko Purnomo ST dan Warga Setempat yang menunjukkan antusiasme tinggi terhadap program tersebut.



Back To Top