Jembatan Gantung Garuda Harapan Warga Dwi Tunggal Rejang Lebong
Curup – Pembangunan Jembatan Gantung Garuda mulai dilaksanakan dan menjadi angin segar bagi masyarakat Kelurahan Dwi Tunggal, Kabupaten Rejang Lebong. Kegiatan yang digagas oleh Kodim 0409/Rejang Lebong ini merupakan langkah nyata dalam percepatan pembangunan infrastruktur. Selain itu, program ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. Kehadiran jembatan ini pun disambut dengan penuh antusias dan harapan oleh warga.
Pada Senin, 13 April 2026, tahap
awal pekerjaan resmi dimulai di lokasi jembatan yang berada di Kecamatan Curup.
Pembangunan ini menjadi langkah penting dalam menghadirkan akses penghubung
yang lebih aman dan memadai. Selama ini, warga kerap menghadapi kendala dalam
mobilitas sehari-hari. Dengan dimulainya proyek ini, harapan akan kemudahan
akses kini semakin nyata.
Jembatan gantung tersebut
memiliki panjang sekitar 72 meter dengan lebar 1,2 meter. Pembangunan ini
ditujukan untuk memberikan manfaat bagi 541 kepala keluarga atau sekitar 1.040
jiwa. Hingga saat ini, progres pengerjaan telah mencapai sekitar 3,6 persen. Hal
ini menjadi bukti keseriusan dalam merealisasikan pembangunan bagi masyarakat.
Ke depan, jembatan ini diharapkan mampu menunjang berbagai aktivitas warga. Tidak hanya sebagai penghubung antarwilayah, tetapi juga memperlancar distribusi hasil pertanian. Sebagaimana diketahui, sektor pertanian merupakan sumber penghasilan utama masyarakat. Dengan akses yang lebih baik, roda perekonomian diharapkan semakin bergerak maju.
Komandan Kodim 0409/Rejang
Lebong, Letkol Inf Agung Lewis Oktorada M.Tr.,Opsla, menegaskan komitmen penuh
pihaknya untuk selalu hadir membantu mengatasi kesulitan masyarakat. Menurutnya,
pembangunan jembatan ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap
kebutuhan warga, Ia berharap keberadaan jembatan gantung ini dapat mempermudah
masyarakat dalam mengangkut hasil panen.Selain itu, jembatan ini juga
diharapkan mampu menekan biaya transportasi serta meningkatkan kesejahteraan
masyarakat secara keseluruhan.
Sebelumnya, masyarakat harus melalui jalur yang cukup sulit dengan waktu tempuh yang relatif lama. Kondisi tersebut tentu menjadi hambatan dalam aktivitas ekonomi maupun sosial. Dengan hadirnya jembatan ini, akses akan menjadi lebih cepat, mudah, dan efisien. Manfaatnya pun akan dirasakan langsung oleh seluruh lapisan masyarakat.
Pembangunan ini juga melibatkan
kerja sama antara prajurit TNI dan masyarakat setempat. Dengan semangat
kebersamaan dan antusiasme yang tinggi, mereka bergotong royong di lapangan. Sinergi
yang terjalin menjadi bukti kuatnya persatuan dalam membangun daerah. Kegiatan
ini sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.









.jpeg)






.jpeg)