Pembangunan Jembatan Gantung Garuda resmi dimulai dan
menjadi harapan baru bagi masyarakat Desa Dwi Tunggal, Kabupaten Rejang Lebong.
Proyek ini diinisiasi oleh Kodim 0409/Rejang Lebong sebagai bagian dari upaya
percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan sekaligus meningkatkan
kesejahteraan masyarakat setempat.
Pada Senin, 6 April 2026, kegiatan pembangunan dimulai di
lokasi jembatan yang berada di Desa Dwi Tunggal, Kecamatan Curup. Dimulainya
proyek ini menandai langkah awal dalam menghadirkan akses penghubung yang lebih
layak dan aman antar desa di kawasan tersebut.
Jembatan gantung yang dibangun memiliki panjang 72 meter dan
lebar 1,2 meter. Pembangunan ini ditujukan untuk memberikan manfaat langsung
kepada 541 kepala keluarga atau sekitar 1.040 jiwa yang berada di wilayah
tersebut.
Jembatan gantung ini memiliki peran penting dalam mendukung
aktivitas masyarakat sehari-hari. Selain menjadi jalur penghubung antar
wilayah, keberadaan jembatan juga diharapkan dapat memperlancar distribusi
hasil pertanian yang selama ini menjadi sumber utama penghidupan warga.
Selama ini, masyarakat kerap menghadapi kendala mobilitas
akibat kondisi jalur yang sulit dilalui dan memakan waktu cukup lama. Dengan
dibangunnya jembatan ini, diharapkan warga dapat beraktivitas dengan lebih
mudah, cepat, dan efisien, baik untuk kepentingan ekonomi maupun sosial.
Proses pembangunan dilaksanakan secara gotong royong antara
prajurit TNI dan masyarakat setempat. Semangat kebersamaan ini menunjukkan
kuatnya sinergi antara aparat dan warga dalam mewujudkan pembangunan yang
bermanfaat serta berkelanjutan.
Diharapkan pembangunan Jembatan Gantung Garuda dapat selesai
tepat waktu dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Kehadirannya tidak
hanya mempermudah akses transportasi, tetapi juga membuka peluang baru bagi
pertumbuhan ekonomi serta kemajuan Desa Dwi Tunggal di masa depan.
Lensakodim0409
Senin, April 06, 2026
Admin
Bandung Indonesia