-->

Lensakodim0409

Lensakodim0409

Jembatan Gantung Garuda, Harapan Baru Warga Lubuk Bingin Baru

Pembangunan Jembatan Gantung Garuda menjadi angin segar bagi masyarakat Desa Lubuk Bingin Baru. Kecamatan Sindang Beliti Ilir (SBI), Kabupaten Rejang Lebong kini memiliki harapan baru. Kehadiran jembatan ini diharapkan mampu membuka akses yang lebih luas bagi warga. Sekaligus mendorong percepatan kemajuan di wilayah pedesaan.

Proyek ini merupakan inisiatif Kodim 0409/Rejang Lebong dalam mendukung pembangunan. Langkah ini menjadi wujud nyata percepatan infrastruktur di daerah terpencil. Pada Selasa, 14 April 2026, pembangunan resmi dimulai dengan pembersihan lokasi. Kegiatan tersebut menjadi tahap awal sebelum proses pembangunan utama dilaksanakan.

Komandan Kodim 0409/Rejang Lebong, Letkol Inf Agung Lewis Oktorada M.Tr., Opsla, menyampaikan. Bahwa pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari program unggulan Kodam XXI/Radin Inten. Program ini selaras dengan arahan pemerintah dalam pemerataan pembangunan nasional. Khususnya untuk menjangkau wilayah pelosok yang masih terbatas aksesnya.

Menurutnya, jembatan gantung ini memiliki peran penting bagi masyarakat setempat. Selain memperlancar akses antar wilayah, juga mendukung aktivitas ekonomi warga. Para petani akan lebih mudah mengangkut hasil pertanian mereka. Sehingga lebih cepat, efisien, dan mampu menghemat biaya transportasi. 

Lebih dari itu, jembatan ini diharapkan meningkatkan mobilitas masyarakat secara menyeluruh. Aktivitas sehari-hari warga akan menjadi lebih lancar, aman, dan nyaman. Hal ini juga berdampak pada peningkatan kualitas hidup masyarakat sekitar. Sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang lebih baik. 

Pembangunan jembatan ini dilaksanakan secara gotong royong oleh TNI dan masyarakat. Semangat kebersamaan terlihat dari antusiasme warga dalam setiap kegiatan. Kolaborasi ini menjadi bukti kuat bahwa pembangunan adalah tanggung jawab bersama. Demi mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Jembatan Gantung Garuda Harapan Warga Dwi Tunggal Rejang Lebong

Curup – Pembangunan Jembatan Gantung Garuda mulai dilaksanakan dan menjadi angin segar bagi masyarakat Kelurahan Dwi Tunggal, Kabupaten Rejang Lebong. Kegiatan yang digagas oleh Kodim 0409/Rejang Lebong ini merupakan langkah nyata dalam percepatan pembangunan infrastruktur. Selain itu, program ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. Kehadiran jembatan ini pun disambut dengan penuh antusias dan harapan oleh warga.

Pada Senin, 13 April 2026, tahap awal pekerjaan resmi dimulai di lokasi jembatan yang berada di Kecamatan Curup. Pembangunan ini menjadi langkah penting dalam menghadirkan akses penghubung yang lebih aman dan memadai. Selama ini, warga kerap menghadapi kendala dalam mobilitas sehari-hari. Dengan dimulainya proyek ini, harapan akan kemudahan akses kini semakin nyata.

Jembatan gantung tersebut memiliki panjang sekitar 72 meter dengan lebar 1,2 meter. Pembangunan ini ditujukan untuk memberikan manfaat bagi 541 kepala keluarga atau sekitar 1.040 jiwa. Hingga saat ini, progres pengerjaan telah mencapai sekitar 3,6 persen. Hal ini menjadi bukti keseriusan dalam merealisasikan pembangunan bagi masyarakat.

Ke depan, jembatan ini diharapkan mampu menunjang berbagai aktivitas warga. Tidak hanya sebagai penghubung antarwilayah, tetapi juga memperlancar distribusi hasil pertanian. Sebagaimana diketahui, sektor pertanian merupakan sumber penghasilan utama masyarakat. Dengan akses yang lebih baik, roda perekonomian diharapkan semakin bergerak maju.

Komandan Kodim 0409/Rejang Lebong, Letkol Inf Agung Lewis Oktorada M.Tr.,Opsla, menegaskan komitmen penuh pihaknya untuk selalu hadir membantu mengatasi kesulitan masyarakat. Menurutnya, pembangunan jembatan ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap kebutuhan warga, Ia berharap keberadaan jembatan gantung ini dapat mempermudah masyarakat dalam mengangkut hasil panen.Selain itu, jembatan ini juga diharapkan mampu menekan biaya transportasi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.

Sebelumnya, masyarakat harus melalui jalur yang cukup sulit dengan waktu tempuh yang relatif lama. Kondisi tersebut tentu menjadi hambatan dalam aktivitas ekonomi maupun sosial. Dengan hadirnya jembatan ini, akses akan menjadi lebih cepat, mudah, dan efisien. Manfaatnya pun akan dirasakan langsung oleh seluruh lapisan masyarakat.

Pembangunan ini juga melibatkan kerja sama antara prajurit TNI dan masyarakat setempat. Dengan semangat kebersamaan dan antusiasme yang tinggi, mereka bergotong royong di lapangan. Sinergi yang terjalin menjadi bukti kuatnya persatuan dalam membangun daerah. Kegiatan ini sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.

Jembatan Gantung Garuda, Penghubung Harapan Warga Desa Lubuk Bingin baru

Pembangunan Jembatan Gantung Garuda menjadi harapan baru bagi masyarakat Desa Lubuk Bingin, Kecamatan Sindang Beliti Ilir (SBI), Kabupaten Rejang Lebong. Jembatan ini dibangun atas inisiatif Kodim 0409/Rejang Lebong sebagai upaya mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di daerah pedesaan.

Pada Minggu, 12 April 2026, pembangunan resmi dimulai dengan kegiatan pembersihan lokasi. Tahap awal ini dilakukan di Desa Lubuk Bingin sebagai persiapan pembangunan jembatan yang akan menghubungkan akses antar desa.

Pasi Ter Kodim 0409/Rejang Lebong, Kapten Inf Tasmi Basiroroni, menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan program unggulan dari Kodam XXI/Radin Inten. Program tersebut sejalan dengan arahan pemerintah dalam mewujudkan pemerataan pembangunan di seluruh daerah.

Menurutnya, jembatan gantung ini memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas masyarakat. Selain mempermudah akses antar desa, jembatan ini juga akan membantu para petani dalam mengangkut hasil pertanian dengan lebih cepat dan efisien.

Dengan adanya jembatan ini, mobilitas masyarakat diharapkan menjadi lebih lancar, aman, dan nyaman. Warga tidak lagi mengalami kesulitan saat beraktivitas maupun dalam menjalankan kegiatan ekonomi sehari-hari.

Pembangunan jembatan dilaksanakan secara gotong royong oleh prajurit TNI bersama masyarakat setempat. Semangat kebersamaan ini menjadi bukti bahwa pembangunan merupakan tanggung jawab bersama demi mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.

Kodim 0409/Rejang Lebong Bangun Jembatan Gantung Garuda untuk Kesejahteraan Warga Kelurahan Dwi Tunggal.

Curup – Kodim 0409/Rejang Lebong memulai pembangunan Jembatan Gantung Garuda yang menjadi angin segar bagi masyarakat Kelurahan Dwi Tunggal. Program ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

Pekerjaan tahap awal dimulai pada Sabtu, 11 April 2026, di lokasi jembatan yang berada di Kecamatan Curup. Dimulainya proyek ini menjadi langkah strategis dalam menyediakan akses penghubung yang lebih aman, layak, dan efisien bagi warga yang selama ini mengalami kendala mobilitas.

Jembatan gantung tersebut dirancang dengan panjang sekitar 72 meter dan lebar 1,2 meter. Pembangunan ini ditargetkan memberikan manfaat bagi 541 kepala keluarga atau sekitar 1.040 jiwa. Hingga saat ini, progres pengerjaan telah mencapai sekitar 3,2 persen, sebagai bukti komitmen dalam merealisasikan proyek yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Perwira Seksi Intelijen (Pasi Intel) Kodim 0409/Rejang Lebong, Kapten Inf Tasmi Basiroroni, menyampaikan harapannya agar pembangunan jembatan ini dapat memberikan manfaat yang luas bagi warga. “Kami berharap jembatan ini dapat membantu masyarakat, baik sebagai akses penghubung aktivitas sehari-hari maupun sebagai sarana yang mempermudah para petani dalam mengirimkan hasil panen dengan lebih cepat dan efisien,” ujarnya.

Ke depan, jembatan ini diharapkan berperan penting dalam menunjang aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat. Selain memperlancar distribusi hasil pertanian yang menjadi sumber penghasilan utama warga, keberadaannya juga akan meningkatkan konektivitas antarwilayah serta mendorong pertumbuhan daerah.

Pembangunan ini melibatkan kerja sama antara prajurit TNI dan masyarakat setempat melalui semangat gotong royong. Sinergi tersebut menjadi bukti kuat kebersamaan dalam membangun negeri, sekaligus diharapkan menjadikan Jembatan Gantung Garuda sebagai simbol kemajuan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Rejang Lebong.

Jembatan Gantung Garuda Jadi Harapan Baru Warga Dwi Tunggal

Curup – Pembangunan Jembatan Gantung Garuda mulai dilaksanakan dan menjadi angin segar bagi masyarakat Kelurahan Dwi Tunggal, Kabupaten Rejang Lebong. Kegiatan yang digagas oleh Kodim 0409/Rejang Lebong ini merupakan wujud nyata dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur serta upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Pada Jum’at, 10 April 2026, tahap awal pekerjaan dimulai di lokasi jembatan yang terletak di Kecamatan Curup. Dimulainya proyek ini menjadi langkah penting dalam menyediakan akses penghubung yang lebih aman, layak, dan efektif bagi warga yang selama ini mengalami kendala dalam mobilitas.

Jembatan gantung tersebut memiliki panjang sekitar 72 meter dengan lebar 1,2 meter. Pembangunan ini ditujukan untuk memberikan manfaat bagi 541 kepala keluarga atau sekitar 1.040 jiwa. Hingga saat ini, progres pengerjaan telah mencapai kurang lebih 3 persen sebagai tanda komitmen dalam merealisasikan pembangunan.

Ke depan, jembatan ini diharapkan memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas warga. Selain sebagai penghubung antarwilayah, keberadaannya juga akan mempermudah distribusi hasil pertanian yang menjadi sumber penghasilan utama masyarakat setempat.

Sebelumnya, masyarakat harus melalui jalur yang cukup sulit dengan waktu tempuh yang relatif lama. Dengan hadirnya jembatan ini, diharapkan akses warga menjadi lebih cepat, mudah, dan efisien, baik untuk kegiatan ekonomi maupun sosial.

Pembangunan ini juga melibatkan kerja sama antara prajurit TNI dan masyarakat setempat. Dengan semangat kebersamaan dan antusias yang tinggi, keduanya bergotong royong dalam setiap tahapan pekerjaan di lapangan. Sinergi ini menjadi bukti kuatnya kebersamaan dalam membangun lingkungan.

Program ini merupakan inisiatif dari Kodim 0409/Rejang Lebong sebagai langkah konkret dalam mendorong percepatan pembangunan sekaligus memperkuat ketahanan wilayah. Diharapkan, pembangunan jembatan dapat selesai sesuai rencana dan menjadi simbol kemajuan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat Kelurahan Dwi Tunggal.

Back To Top