-->

Lensakodim0409

Lensakodim0409

Gotong Royong Warga Warnai Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Air Rusa

Rejang Lebong – Semangat kebersamaan terlihat jelas di lokasi pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang berada di Desa Air Rusa, Kecamatan Sindang Dataran, Kabupaten Rejang Lebong. Pada Rabu (10/06/2026), masyarakat setempat bersama personel TNI melaksanakan kegiatan pembersihan di sekitar area pembangunan jembatan.

Kegiatan gotong royong tersebut berlangsung dengan penuh antusias. Warga dari berbagai kalangan turut ambil bagian membersihkan lingkungan sekitar jembatan sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan infrastruktur yang sangat dinantikan masyarakat.

Jembatan Perintis Garuda ini merupakan salah satu program unggulan Presiden Republik Indonesia yang bertujuan meningkatkan konektivitas wilayah pedesaan. Kehadiran jembatan tersebut diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Dengan panjang 12 meter dan lebar 5 meter, jembatan ini akan menjadi penghubung antara Desa Air Rusa dan Desa Air Nau. Sebanyak 175 kepala keluarga atau sekitar 502 jiwa akan merasakan manfaat langsung dari keberadaan jembatan tersebut.

Dalam kesempatan itu, Sumarno, salah seorang warga Desa Air Rusa, menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia dan TNI atas pembangunan jembatan yang menjadi harapan masyarakat selama ini. Ia berharap jembatan tersebut dapat memberikan manfaat besar bagi warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Sementara itu, Komandan Kodim 0409/Rejang Lebong, Letkol Inf Agung Lewis Oktorada, M.Tr., Opsla, mengapresiasi dukungan masyarakat yang terus bergotong royong selama proses pembangunan berlangsung. Menurutnya, sinergi antara TNI dan warga menjadi kekuatan utama dalam mempercepat pembangunan Jembatan Perintis Garuda demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut.

Ground Breaking Jembatan Merah Putih Tahap V dan VI di Rejang Lebong,Kodim 0409/Rejang Lebong bangun 6 Jembatan diwilayahnya

Rejang Lebong – Komandan Kodim 0409/Rejang Lebong, Letkol Inf Agung Lewis Oktorada, M,Tr.,Opsla menggelar kegiatan Ground Breaking atau peletakan batu pertama pembangunan Jembatan Merah Putih Tahap V dan Tahap VI yang dilaksanakan secara serentak bersama jajaran Kodim di wilayah Korem 041/Garuda Emas. Kegiatan berlangsung di Desa Air Merah, Kecamatan Curup Tengah, Kabupaten Rejang Lebong, Jumat (05/06/2026).

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Danrem 041/Gamas, Jatmiko Aryanto, yang menegaskan pentingnya pengawasan dan semangat gotong royong dalam setiap tahapan pembangunan. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat menjadi kunci untuk menghadirkan infrastruktur yang berkualitas dan bermanfaat dalam jangka panjang.


Dalam sambutannya, Danrem menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap V dan VI merupakan program yang mendapat perhatian langsung dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Program ini menjadi wujud nyata kehadiran negara dalam membuka keterisolasian wilayah, mempercepat pemerataan pembangunan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat hingga ke daerah terpencil.

Sebanyak enam jembatan akan dibangun dalam program tersebut, meliputi jembatan beton di Desa Air Merah, Desa Dusun Sawah, Kelurahan Simpang Nangka, Desa Tik Serong, dan Desa Air Rusa, serta satu jembatan gantung di Desa Talang Leak. Kehadiran infrastruktur ini diharapkan mampu memperkuat konektivitas antarwilayah dan memperlancar aktivitas masyarakat.

Selain mendukung pertumbuhan ekonomi, pembangunan jembatan juga akan memudahkan akses masyarakat terhadap berbagai layanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik lainnya. Dengan akses yang lebih baik, masyarakat diharapkan dapat merasakan manfaat pembangunan secara lebih merata.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong, unsur Forkopimda, instansi terkait, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta masyarakat Desa Air Merah. Antusiasme warga yang hadir menjadi bukti tingginya harapan terhadap pembangunan Jembatan Merah Putih sebagai penghubung baru yang akan mendorong kemajuan daerah dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Jembatan Gantung Garuda Lubuk Bingin Baru Capai 73 Persen

Rejang Lebong – Harapan masyarakat Desa Lubuk Bingin Baru, Kecamatan Sindang Beliti Ilir (SBI), Kabupaten Rejang Lebong, untuk memiliki akses yang lebih aman dan mudah kini semakin mendekati kenyataan. Hingga Jumat (05/06/2026), pembangunan Jembatan Gantung Garuda telah mencapai progres 73 persen.

Pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari program pemerataan pembangunan yang digagas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dan dilaksanakan oleh Kodim 0409/Rejang Lebong. Kehadiran jembatan ini diharapkan mampu menjadi solusi bagi kebutuhan akses masyarakat, khususnya warga yang sehari-hari beraktivitas di sektor pertanian dan perkebunan.

Saat ini, pekerjaan difokuskan pada tahap pengecoran angkur pilon jembatan. Tahapan tersebut menjadi bagian penting dalam proses konstruksi karena berfungsi sebagai penopang utama yang akan menjamin kekuatan dan keamanan jembatan saat digunakan nantinya.

Komandan Kodim 0409/Rejang Lebong, Agung Lewis Oktorada, menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang terus memberikan dukungan dan terlibat aktif dalam kegiatan gotong royong selama pembangunan berlangsung. Sinergi antara TNI dan warga dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran pekerjaan di lapangan.

Apabila telah selesai dibangun, Jembatan Gantung Garuda akan memberikan manfaat bagi sekitar 341 kepala keluarga atau 621 jiwa. Selain memperlancar mobilitas masyarakat, jembatan ini juga akan memudahkan pengangkutan hasil pertanian sehingga dapat mendukung peningkatan kesejahteraan warga.

Lebih dari sekadar infrastruktur penghubung, Jembatan Gantung Garuda menjadi simbol harapan dan kemajuan bagi masyarakat Desa Lubuk Bingin Baru. Seiring progres pembangunan yang terus meningkat, optimisme warga pun semakin besar untuk segera menikmati manfaat jembatan yang diyakini akan membawa perubahan positif bagi kehidupan mereka.

Harapan Warga Semakin Nyata, Jembatan Gantung Garuda Lubuk Bingin Baru Tembus Progres 72 Persen

Rejang Lebong – Harapan masyarakat Desa Lubuk Bingin Baru, Kecamatan Sindang Beliti Ilir (SBI), Kabupaten Rejang Lebong, untuk memiliki akses penghubung yang aman dan memadai kini semakin dekat menjadi kenyataan. Pembangunan Jembatan Gantung Garuda yang selama ini dinantikan warga terus menunjukkan perkembangan positif dengan capaian progres pekerjaan mencapai 72 persen hingga Selasa (2/6/2026).

Jembatan yang dibangun melalui program pemerataan pembangunan yang digagas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dan dilaksanakan di wilayah Kodim 0409/Rejang Lebong tersebut menjadi salah satu proyek strategis yang diharapkan mampu meningkatkan konektivitas masyarakat pedesaan. Kehadirannya diyakini akan memberikan kemudahan akses bagi warga yang selama ini harus menghadapi berbagai keterbatasan dalam beraktivitas sehari-hari.

Memasuki tahap pekerjaan saat ini, personel yang terlibat fokus melaksanakan pengecoran angkur pilon jembatan. Tahapan tersebut merupakan bagian penting dalam proses konstruksi karena berfungsi sebagai penopang utama yang akan menentukan kekuatan serta keamanan jembatan dalam jangka panjang. Pengerjaan dilakukan secara teliti agar hasil yang diperoleh benar-benar kokoh dan sesuai dengan standar yang ditetapkan.

Komandan Kodim 0409/Rejang Lebong, Agung Lewis Oktorada, menyampaikan apresiasi atas dukungan masyarakat yang terus menunjukkan semangat gotong royong selama pembangunan berlangsung. Menurutnya, sinergi antara TNI dan warga menjadi faktor penting yang membuat proses pembangunan dapat berjalan lancar dan sesuai target yang telah direncanakan.

Setelah selesai dibangun, Jembatan Gantung Garuda akan memberikan manfaat besar bagi sekitar 341 Kepala Keluarga atau 621 jiwa yang berada di wilayah tersebut. Akses yang lebih mudah dan aman akan membantu masyarakat dalam menjalankan aktivitas ekonomi, terutama para petani yang setiap hari mengangkut hasil perkebunan dan pertanian untuk dipasarkan ke berbagai daerah. Kehadiran jembatan ini juga diharapkan mampu membuka peluang baru bagi perkembangan desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di masa mendatang.

Bagi masyarakat Lubuk Bingin Baru, Jembatan Gantung Garuda bukan sekadar bangunan fisik yang menghubungkan dua wilayah. Lebih dari itu, jembatan ini menjadi simbol harapan, kemajuan, dan masa depan yang lebih baik. Dengan progres pembangunan yang terus meningkat dari hari ke hari, warga kini semakin optimistis menantikan saat jembatan tersebut berdiri kokoh dan mulai digunakan untuk menunjang kehidupan mereka.

Harapan Warga Kian Dekat, Jembatan Gantung Garuda Lubuk Bingin Baru Capai 71 Persen

Rejang Lebong – Pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Desa Lubuk Bingin Baru, Kecamatan Sindang Beliti Ilir (SBI), Kabupaten Rejang Lebong, terus menunjukkan progres yang menggembirakan. Hingga Selasa (02/06/2026), pembangunan jembatan yang menjadi harapan masyarakat tersebut telah mencapai 71 persen.

Program pembangunan ini merupakan bagian dari upaya pemerataan pembangunan yang digagas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dan dilaksanakan di wilayah Kodim 0409/Rejang Lebong. Kehadiran Jembatan Gantung Garuda diharapkan mampu membuka akses yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat pedesaan, khususnya para petani yang menggantungkan hidup dari hasil perkebunan dan pertanian.

Pada tahap pengerjaan saat ini, personel yang terlibat fokus melaksanakan pengecoran angkur pilon jembatan. Pekerjaan tersebut menjadi salah satu tahapan penting untuk memastikan kekuatan dan keamanan konstruksi sebelum memasuki tahapan berikutnya.

Komandan Kodim 0409/Rejang Lebong, Letkol Inf Agung Lewis Oktorada, M.Tr., Opsla, mengapresiasi dukungan dan partisipasi masyarakat yang terus bergotong royong selama proses pembangunan berlangsung. Menurutnya, semangat kebersamaan antara TNI dan warga menjadi kunci percepatan pembangunan jembatan tersebut.

Jika telah rampung, Jembatan Gantung Garuda akan memberikan manfaat bagi sekitar 341 Kepala Keluarga atau 621 jiwa. Selain mempermudah mobilitas warga, jembatan ini juga diharapkan mampu memperlancar distribusi hasil pertanian sehingga dapat mendorong peningkatan perekonomian masyarakat setempat.

Lebih dari sekadar sarana penghubung, Jembatan Gantung Garuda menjadi simbol harapan baru bagi warga Desa Lubuk Bingin Baru. Dengan progres yang terus meningkat, masyarakat kini semakin optimistis menantikan hadirnya jembatan yang akan membuka peluang dan masa depan yang lebih baik bagi desa mereka.

Back To Top