Lensakodim0409

Lensakodim0409

Upacara dan Tradisi Kenaikan Pangkat Prajurit Kodim 0409/Rejang Lebong

Curup – Kodim 0409/Rejang Lebong menggelar upacara kenaikan pangkat yang dirangkaikan dengan tradisi satuan bagi prajurit periode 1 April 2026. Kegiatan yang berlangsung di lapangan apel makodim 0409/Rejang Lebong pada hari Senin (06/04/2026) ini dipimpin oleh Kasdim Mayor Inf Asri Wuri Hendra Dewa.


Upacara berlangsung khidmat dan diikuti oleh seluruh jajaran prajurit, mulai dari perwira, bintara hingga tamtama. Momen ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi para prajurit yang menerima kenaikan pangkat sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdian mereka.

Rangkaian kegiatan diawali dengan upacara militer yang berjalan tertib, kemudian dilanjutkan dengan tradisi kenaikan pangkat sebagai simbol kehormatan dan kebanggaan satuan kepada prajurit yang berprestasi.


Dalam amanatnya, Kasdim menyampaikan bahwa kenaikan pangkat merupakan bentuk apresiasi negara sekaligus amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan profesionalisme.


Ia juga menegaskan bahwa setiap prajurit dituntut untuk terus meningkatkan kualitas diri, disiplin, serta semangat pengabdian, seiring dengan bertambahnya pangkat yang disandang.


Kegiatan ini berlangsung tertib dan penuh kebersamaan. Diharapkan, kenaikan pangkat ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh prajurit untuk terus memberikan pengabdian terbaik kepada bangsa, negara, dan masyarakat.

Pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Desa Dwi Tunggal

Pembangunan Jembatan Gantung Garuda resmi dimulai dan menjadi harapan baru bagi masyarakat Desa Dwi Tunggal, Kabupaten Rejang Lebong. Proyek ini diinisiasi oleh Kodim 0409/Rejang Lebong sebagai bagian dari upaya percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

Pada Senin, 6 April 2026, kegiatan pembangunan dimulai di lokasi jembatan yang berada di Desa Dwi Tunggal, Kecamatan Curup. Dimulainya proyek ini menandai langkah awal dalam menghadirkan akses penghubung yang lebih layak dan aman antar desa di kawasan tersebut.

Jembatan gantung yang dibangun memiliki panjang 72 meter dan lebar 1,2 meter. Pembangunan ini ditujukan untuk memberikan manfaat langsung kepada 541 kepala keluarga atau sekitar 1.040 jiwa yang berada di wilayah tersebut.

Jembatan gantung ini memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas masyarakat sehari-hari. Selain menjadi jalur penghubung antar wilayah, keberadaan jembatan juga diharapkan dapat memperlancar distribusi hasil pertanian yang selama ini menjadi sumber utama penghidupan warga.

Selama ini, masyarakat kerap menghadapi kendala mobilitas akibat kondisi jalur yang sulit dilalui dan memakan waktu cukup lama. Dengan dibangunnya jembatan ini, diharapkan warga dapat beraktivitas dengan lebih mudah, cepat, dan efisien, baik untuk kepentingan ekonomi maupun sosial.

Proses pembangunan dilaksanakan secara gotong royong antara prajurit TNI dan masyarakat setempat. Semangat kebersamaan ini menunjukkan kuatnya sinergi antara aparat dan warga dalam mewujudkan pembangunan yang bermanfaat serta berkelanjutan.

Diharapkan pembangunan Jembatan Gantung Garuda dapat selesai tepat waktu dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Kehadirannya tidak hanya mempermudah akses transportasi, tetapi juga membuka peluang baru bagi pertumbuhan ekonomi serta kemajuan Desa Dwi Tunggal di masa depan.

Jembatan gantung Garuda penghubung asa warga Desa Dwi tunggal Kab. Rejang Lebong

Pembangunan Jembatan Gantung Garuda menjadi harapan baru bagi masyarakat Desa Dwi Tunggal, Kabupaten Rejang Lebong. Proyek ini diinisiasi oleh Kodim 0409/Rejang Lebong sebagai bagian dari upaya mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan.
Pada hari Minggu (05/04/2026), kegiatan pembangunan resmi dimulai dengan tahap awal berupa pembersihan area lokasi jembatan. Kegiatan ini dilakukan di Desa Dwi Tunggal, Kecamatan Curup, yang nantinya akan menjadi titik penghubung antar desa melalui jembatan tersebut.
Pasi Ter Kodim 0409/Rejang Lebong, Kapten Inf Tasmi Basiroroni, menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan program unggulan dari Kodam XXI / Radin Inten. Program ini juga sejalan dengan arahan pemerintah dalam meningkatkan pemerataan pembangunan di daerah.

Menurutnya, jembatan gantung ini memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas masyarakat. Selain menghubungkan akses jalan antar desa, jembatan ini juga akan mempermudah warga dalam menjalankan kegiatan sehari-hari, terutama di sektor pertanian.
Dengan adanya jembatan ini, diharapkan mobilitas masyarakat menjadi lebih lancar dan efisien. Warga tidak lagi mengalami kesulitan saat membawa hasil pertanian maupun dalam melakukan aktivitas ekonomi lainnya.
Pelaksanaan pembangunan dilakukan secara gotong royong antara prajurit TNI dan masyarakat setempat. Semangat kebersamaan ini menjadi bukti kuat bahwa pembangunan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga melibatkan partisipasi aktif masyarakat demi kemajuan bersama.

Pengecekan Lahan CSR Dorong Percepatan Cetak Sawah di Wilayah Kodim 0409/Rejang Lebong

Kegiatan pengecekan lahan Cetak Sawah Rakyat (CSR) dilaksanakan oleh Kodim 0409/Rejang Lebong yang diwakili Kasdim Mayor Inf Asri Wuri Hendra Dewa bersama tim dari Kementerian Pertanian RI. Kegiatan ini berlangsung di Desa Sukarami dan Desa Tanjung Gelang, Kabupaten Rejang Lebong, pada Selasa, 31 Maret 2026.

Tim dari Kementerian Pertanian yang hadir dipimpin oleh Dr. Ineke Kusumawati bersama beberapa perwakilan lainnya, didampingi langsung oleh jajaran Kodim 0409/Rejang Lebong dan staf Korem 041/GAMAS. Kehadiran tim bertujuan untuk memastikan kesiapan lahan serta infrastruktur pendukung program cetak sawah rakyat.

Dalam arahannya, Dr. Ineke Kusumawati menekankan agar pengolahan lahan di Desa Sukarami segera dipercepat sehingga dapat segera dilakukan penanaman. Sementara itu, kelompok tani di Desa Tanjung Gelang didorong untuk segera mengajukan permohonan bantuan pipa guna mendukung pengolahan lahan.

Tim juga melakukan peninjauan langsung terhadap beberapa titik penting, seperti tanggul yang jebol di Desa Sukarami, kondisi pipanisasi, dam penampungan air, serta lokasi cetak sawah di kedua desa. Hal ini dilakukan untuk memastikan kesiapan teknis sebelum proses tanam dimulai.

Dari hasil kegiatan, direncanakan penanaman serentak akan dilaksanakan pada 6 April 2026. Selain itu, pembangunan infrastruktur seperti bronjong, pintu air permanen, dan pipanisasi akan terus didorong, dengan dukungan dana bagi enam kelompok tani di Desa Tanjung Gelang guna mempercepat penyelesaian pekerjaan melalui kerja sama dengan TNI.


Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian serta memperluas lahan sawah aktif di Kabupaten Rejang Lebong. Sinergi antara TNI, pemerintah, dan kelompok tani menjadi kunci keberhasilan program ini.

Dengan percepatan yang dilakukan, program cetak sawah rakyat diharapkan dapat segera memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung ketahanan pangan daerah dan nasional.

Kodim 0409/Rejang Lebong Bersama Forkopimda Hadiri Vidcon dan Groundbreaking Jembatan Garuda

Curup - Kodim 0409/Rejang Lebong bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menghadiri kegiatan video conference (vicon) dalam rangka pembangunan Jembatan Garuda yang digelar secara serentak di wilayah Kodam XXI/Radin Inten, Rabu (1/4/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah kabupaten Rejang Lebong.

Komandan Kodim 0409/Rejang Lebong Letnan Kolonel Inf Agung Lewis Oktorada, M.Tr., Opsla diwakili oleh Kepala Staf Kodim (Kasdim) Mayor Inf Asri Wuri Hendra Dewa yang turut hadir bersama unsur Forkopimda. Kehadiran para pimpinan daerah ini menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara terpusat melalui video conference dan diikuti oleh seluruh satuan kewilayahan yang menjadi lokasi pembangunan. Hal ini menjadi bentuk sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan seluruh pihak terkait dalam menyukseskan program pembangunan nasional.

Usai pelaksanaan vicon, kegiatan dilanjutkan dengan peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan dua titik Jembatan Garuda yang berlokasi di Kabupaten Bengkulu Selatan dan Kabupaten Kaur. Momentum ini menandai dimulainya proyek strategis yang diharapkan mampu memberikan manfaat besar bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Kasdim 0409/Rejang Lebong Mayor Inf Asri Wuri Hendra Dewa menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Garuda merupakan langkah penting dalam meningkatkan konektivitas wilayah. Dengan adanya jembatan ini, akses transportasi masyarakat akan semakin mudah dan efisien.

Lebih lanjut, pembangunan ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah Rejang Lebong, Kepahiang, dan Lebong. Dengan sinergi yang kuat, pembangunan Jembatan Garuda diyakini akan membawa dampak positif yang berkelanjutan bagi kemajuan daerah.



Back To Top