-->

Lensakodim0409

Lensakodim0409

KUNJUNGAN KERJA TIM PUSTERAD DI KODIM 0409 REJANG LEBONG

Kodim 0409/Rejang Lebong menerima kunjungan kerja Tim Target Informasi Teritorial Pusterad yang berlangsung di Makodim pada Rabu (15/04/2026). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Dirpit Pusterad Brigjen TNI Heri Dwi Subagyo. Turut hadir Kasubditinfo Analister Sdirpit Pusterad Kolonel Inf Yudhi Diliyanto, S.I.P. Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam penguatan data teritorial di wilayah.


Dalam sambutannya, Komandan Kodim 0409/Rejang Lebong yang diwakili Kasdim Mayor Inf Asri Wuri Hendra Dewa menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Ia menegaskan dukungan penuh terhadap kehadiran tim dari Pusterad. Menurutnya, peran teritorial TNI AD sangat krusial dalam menyiapkan dan memelihara kondisi juang. Hal ini menjadi bagian penting dalam mendukung pertahanan negara yang tangguh.

Lebih lanjut disampaikan bahwa kunjungan ini merupakan kesempatan berharga bagi jajaran Kodim. Melalui kegiatan ini, satuan dapat memperoleh arahan serta asistensi teknis secara langsung. Terutama dalam penyajian data teritorial yang akurat, mutakhir, dan terintegrasi. Diharapkan kualitas pembinaan teritorial ke depan semakin optimal.

Sementara itu, sambutan Dirpit Pusterad yang diwakili Kolonel Inf Yudhi Diliyanto menjelaskan pentingnya siklus data teritorial. Ia menyampaikan bahwa target informasi teritorial meliputi perencanaan, pengumpulan, pengolahan, hingga penyajian data. Informasi tersebut mencakup aspek geografi, demografi, dan kondisi sosial. Data yang akurat akan menjadi dasar dalam penyusunan rencana pembinaan teritorial yang tepat.

Dalam arahannya, ia juga menekankan beberapa hal penting kepada aparat kewilayahan. Di antaranya meningkatkan kemampuan deteksi dini dan cegah dini terhadap setiap perkembangan situasi. Selain itu, pelaporan secara berjenjang dan berkelanjutan harus terus dilakukan. Aparat juga diingatkan untuk menjauhi segala bentuk pelanggaran hukum. Serta tetap menjaga militansi dan semangat pengabdian dalam bertugas.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Plt Bupati Rejang Lebong Hendri Praja beserta jajaran pemerintah daerah. Hadir pula Kepala BPBD, Dinas Sosial, serta perwakilan Damkar Kabupaten Rejang Lebong. Selain itu, seluruh jajaran Kodim seperti para Pasi, Danramil, hingga Babinsa juga mengikuti kegiatan ini. Kehadiran berbagai unsur ini menunjukkan sinergi kuat dalam mendukung pembinaan teritorial di wilayah.



Progress Jembatan Gantung Garuda Harapan Warga Dwi Tunggal Capai 10 Persen

Curup – Pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Kelurahan Dwi Tunggal, Kabupaten Rejang Lebong, kini mulai menunjukkan progres menggembirakan. Proyek yang digagas oleh Kodim 0409/Rejang Lebong ini menjadi angin segar bagi masyarakat, sekaligus langkah nyata dalam mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut. Kehadirannya pun disambut dengan penuh antusias oleh warga yang telah lama menantikan akses penghubung yang lebih baik.

Pada Rabu, 15 April 2026, pekerjaan pembangunan jembatan yang berada di Kecamatan Curup terus berjalan. Proyek ini menjadi solusi penting atas berbagai kendala mobilitas yang selama ini dihadapi masyarakat. Dengan dimulainya pembangunan, harapan akan akses yang lebih aman dan mudah kini semakin mendekati kenyataan.

Jembatan gantung ini dirancang memiliki panjang sekitar 72 meter dengan lebar 1,2 meter. Kehadirannya diharapkan dapat memberikan manfaat bagi 541 kepala keluarga atau sekitar 1.040 jiwa. Hingga saat ini, progres pembangunan telah mencapai sekitar 10 persen, dengan fokus pekerjaan pada penganyaman besi cakar ayam sebagai dudukan angkur jembatan. Tahapan ini menjadi bagian penting dalam memastikan kekuatan dan ketahanan konstruksi.

Ke depan, jembatan ini tidak hanya berfungsi sebagai penghubung antarwilayah, tetapi juga diharapkan mampu memperlancar distribusi hasil pertanian warga. Mengingat sebagian besar masyarakat menggantungkan hidup dari sektor pertanian, keberadaan jembatan ini diyakini akan mendorong peningkatan perekonomian desa.

Komandan Kodim 0409/Rejang Lebong, Letkol Inf Agung Lewis Oktorada M.Tr., Opsla, menegaskan komitmen pihaknya untuk terus hadir membantu masyarakat dalam mengatasi berbagai kesulitan. Ia menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap kebutuhan warga. “Kami berharap jembatan ini dapat mempermudah masyarakat dalam membawa hasil panen, mengurangi biaya transportasi, serta meningkatkan kesejahteraan,” ujarnya.

Sebelumnya, warga harus menempuh jalur yang sulit dengan waktu perjalanan yang cukup lama, sehingga menjadi kendala dalam aktivitas sehari-hari. Dengan hadirnya jembatan gantung ini, akses diharapkan menjadi lebih cepat, aman, dan efisien, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat luas.

Pembangunan jembatan ini juga melibatkan kerja sama antara prajurit TNI dan masyarakat setempat. Dengan semangat gotong royong dan antusiasme yang tinggi, mereka bahu-membahu menyelesaikan pekerjaan di lapangan. Sinergi ini menjadi bukti kuat bahwa kebersamaan adalah kunci dalam membangun daerah, sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.

Jembatan Gantung Garuda, Harapan Baru Warga Lubuk Bingin Baru

Pembangunan Jembatan Gantung Garuda menjadi angin segar bagi masyarakat Desa Lubuk Bingin Baru. Kecamatan Sindang Beliti Ilir (SBI), Kabupaten Rejang Lebong kini memiliki harapan baru. Kehadiran jembatan ini diharapkan mampu membuka akses yang lebih luas bagi warga. Sekaligus mendorong percepatan kemajuan di wilayah pedesaan.

Proyek ini merupakan inisiatif Kodim 0409/Rejang Lebong dalam mendukung pembangunan. Langkah ini menjadi wujud nyata percepatan infrastruktur di daerah terpencil. Pada Selasa, 14 April 2026, pembangunan resmi dimulai dengan pembersihan lokasi. Kegiatan tersebut menjadi tahap awal sebelum proses pembangunan utama dilaksanakan.

Komandan Kodim 0409/Rejang Lebong, Letkol Inf Agung Lewis Oktorada M.Tr., Opsla, menyampaikan. Bahwa pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari program unggulan Kodam XXI/Radin Inten. Program ini selaras dengan arahan pemerintah dalam pemerataan pembangunan nasional. Khususnya untuk menjangkau wilayah pelosok yang masih terbatas aksesnya.

Menurutnya, jembatan gantung ini memiliki peran penting bagi masyarakat setempat. Selain memperlancar akses antar wilayah, juga mendukung aktivitas ekonomi warga. Para petani akan lebih mudah mengangkut hasil pertanian mereka. Sehingga lebih cepat, efisien, dan mampu menghemat biaya transportasi. 

Lebih dari itu, jembatan ini diharapkan meningkatkan mobilitas masyarakat secara menyeluruh. Aktivitas sehari-hari warga akan menjadi lebih lancar, aman, dan nyaman. Hal ini juga berdampak pada peningkatan kualitas hidup masyarakat sekitar. Sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang lebih baik. 

Pembangunan jembatan ini dilaksanakan secara gotong royong oleh TNI dan masyarakat. Semangat kebersamaan terlihat dari antusiasme warga dalam setiap kegiatan. Kolaborasi ini menjadi bukti kuat bahwa pembangunan adalah tanggung jawab bersama. Demi mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Jembatan Gantung Garuda Harapan Warga Dwi Tunggal Rejang Lebong

Curup – Pembangunan Jembatan Gantung Garuda mulai dilaksanakan dan menjadi angin segar bagi masyarakat Kelurahan Dwi Tunggal, Kabupaten Rejang Lebong. Kegiatan yang digagas oleh Kodim 0409/Rejang Lebong ini merupakan langkah nyata dalam percepatan pembangunan infrastruktur. Selain itu, program ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. Kehadiran jembatan ini pun disambut dengan penuh antusias dan harapan oleh warga.

Pada Senin, 13 April 2026, tahap awal pekerjaan resmi dimulai di lokasi jembatan yang berada di Kecamatan Curup. Pembangunan ini menjadi langkah penting dalam menghadirkan akses penghubung yang lebih aman dan memadai. Selama ini, warga kerap menghadapi kendala dalam mobilitas sehari-hari. Dengan dimulainya proyek ini, harapan akan kemudahan akses kini semakin nyata.

Jembatan gantung tersebut memiliki panjang sekitar 72 meter dengan lebar 1,2 meter. Pembangunan ini ditujukan untuk memberikan manfaat bagi 541 kepala keluarga atau sekitar 1.040 jiwa. Hingga saat ini, progres pengerjaan telah mencapai sekitar 3,6 persen. Hal ini menjadi bukti keseriusan dalam merealisasikan pembangunan bagi masyarakat.

Ke depan, jembatan ini diharapkan mampu menunjang berbagai aktivitas warga. Tidak hanya sebagai penghubung antarwilayah, tetapi juga memperlancar distribusi hasil pertanian. Sebagaimana diketahui, sektor pertanian merupakan sumber penghasilan utama masyarakat. Dengan akses yang lebih baik, roda perekonomian diharapkan semakin bergerak maju.

Komandan Kodim 0409/Rejang Lebong, Letkol Inf Agung Lewis Oktorada M.Tr.,Opsla, menegaskan komitmen penuh pihaknya untuk selalu hadir membantu mengatasi kesulitan masyarakat. Menurutnya, pembangunan jembatan ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap kebutuhan warga, Ia berharap keberadaan jembatan gantung ini dapat mempermudah masyarakat dalam mengangkut hasil panen.Selain itu, jembatan ini juga diharapkan mampu menekan biaya transportasi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.

Sebelumnya, masyarakat harus melalui jalur yang cukup sulit dengan waktu tempuh yang relatif lama. Kondisi tersebut tentu menjadi hambatan dalam aktivitas ekonomi maupun sosial. Dengan hadirnya jembatan ini, akses akan menjadi lebih cepat, mudah, dan efisien. Manfaatnya pun akan dirasakan langsung oleh seluruh lapisan masyarakat.

Pembangunan ini juga melibatkan kerja sama antara prajurit TNI dan masyarakat setempat. Dengan semangat kebersamaan dan antusiasme yang tinggi, mereka bergotong royong di lapangan. Sinergi yang terjalin menjadi bukti kuatnya persatuan dalam membangun daerah. Kegiatan ini sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.

Jembatan Gantung Garuda, Penghubung Harapan Warga Desa Lubuk Bingin baru

Pembangunan Jembatan Gantung Garuda menjadi harapan baru bagi masyarakat Desa Lubuk Bingin, Kecamatan Sindang Beliti Ilir (SBI), Kabupaten Rejang Lebong. Jembatan ini dibangun atas inisiatif Kodim 0409/Rejang Lebong sebagai upaya mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di daerah pedesaan.

Pada Minggu, 12 April 2026, pembangunan resmi dimulai dengan kegiatan pembersihan lokasi. Tahap awal ini dilakukan di Desa Lubuk Bingin sebagai persiapan pembangunan jembatan yang akan menghubungkan akses antar desa.

Pasi Ter Kodim 0409/Rejang Lebong, Kapten Inf Tasmi Basiroroni, menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan program unggulan dari Kodam XXI/Radin Inten. Program tersebut sejalan dengan arahan pemerintah dalam mewujudkan pemerataan pembangunan di seluruh daerah.

Menurutnya, jembatan gantung ini memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas masyarakat. Selain mempermudah akses antar desa, jembatan ini juga akan membantu para petani dalam mengangkut hasil pertanian dengan lebih cepat dan efisien.

Dengan adanya jembatan ini, mobilitas masyarakat diharapkan menjadi lebih lancar, aman, dan nyaman. Warga tidak lagi mengalami kesulitan saat beraktivitas maupun dalam menjalankan kegiatan ekonomi sehari-hari.

Pembangunan jembatan dilaksanakan secara gotong royong oleh prajurit TNI bersama masyarakat setempat. Semangat kebersamaan ini menjadi bukti bahwa pembangunan merupakan tanggung jawab bersama demi mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.

Back To Top