Antisipasi Darurat Pangan Nasional, Babinsa Kodim 0409 Gelar Latihan

Curup.Babinsa Koramil Jajaran Kodim 0409/RL mengikuti penyuluhan dan pelatihan yang digelar oleh Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian Kementerian Pertanian melalui Vicon yang diikuti oleh Babinsa, petani dan penyuluh seluruh Indonesia.Kamis(06/06/24)
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementerian Pertanian Dedi Nursyamsi mengatakan, kondisi dunia sedang tidak menentu akibat tensi geopolitik dan perubahan iklim. Dampaknya, produksi pangan global menjadi terganggu. Begitu pula di Indonesia, ikut terpengaruh perubahan iklim.

Di Indonesia sejak Februari tahun lalu hingga Maret tahun ini, kita mengalami fenomena El Nino, kemarau berkepanjangan. Ia mengatakan itu saat membuka Pelatihan Sejuta Petani dan Penyuluh (PSPP) Volume 10 Tahun 2024 dengan tema Gerakan Antisipasi Darurat Pangan Nasional di Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Ketindan, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Dandim 0409/RL melalui Pasi Ter Kapten Cba Arif Parwoko mengatakan bahwa kegiatan ini guna meningkatkan kapasitas bagaimana menanam padi di lahan rawa, menggunakan pompa air di lahan tadah hujan, hingga menanam padi gogo secara tumpang sisip di lahan perkebunan.

Kementerian Pertanian kini fokus menggenjot poduksi padi dan jagung melalui optimalisasi lahan rawa, pompanisasi di lahan tadah hujan, dan tumpang sisip padi gogo di lahan perkebunan.

Lahan rawa yang tadinya hanya satu kali tanam diupayakan untuk bisa tanam dua kali setahun dengan perbaikan saluran air dan drainase sehingga saat musim hujan, lahan rawa bisa surut.ujarnya
Untuk itu dengan penyuluhan dan pelatihan ini dapat meningkatkan pengetahuan para petani, penyuluh, dan Bintara Pembina Desa (Babinsa) dalam memanfaatkan lahan yang kurang produktif sehingga dapat diberdayakan guna memenuhi kebutuhan pokok pangan di wilayah.tuturnya

Penyuluhan dan pelatihan melalui vicon diikuti oleh Pasi Ter Kodim 0409/RL kapten Cba Arif Parwoko, Batuud jajaran Koramil serta seluruh Babinsa Koramil jajaran Kodim 0409/RL.

Longsor Di Binduriang, TNI,Polri Dan BPBD Gerak Cepat

Taba Padang.Babinsa Koramil 409-09/BDR Kodim 0409/RL bersama Instansi terkait respon cepat terhadap bencana alam tanah longsor yang menutup jalur lintas Curup Lubuk Linggau pada senin dini hari(3/6). Selasa(04/06/24)
Dandim 0409/RL Letkol Arh.Moch.Erfan Yuli Saputro mengatakan laporan cepat oleh Babinsa Koramil Binduriang terhadap kejadian tanah longsor di desa Taba Padang Kecamatan Binduriang Kabupaten Rejang Lebong yang menutup jalur lintas Kabupaten Rejang Lebong dengan Kota Lubuk Linggau yang terjadi pada pukul 01.00 WIB dini hari.

Langkah yang langusng kita lakukan bersama rekan kita Polri langsung kelokasi guna mengendalikan kemacetan yang sempat terjadi beberapa saat serta mengamankan para pengedara agar tidak terlalu dekat dengan area longsoran.
Selanjutnya saya langsung berkoordinasi dengan pihak BPBD Rejang Lebong dengan aparat terkait guna mengatasi kejadian tersebut hingga selesai.TNI, Polri dan BPBD terus bekerja secara maksimal membuang material longsoran sehingga dapat dilalui kembali oleh para pengendara.ujarnya

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni mengatakan Longsor akibat hujan semalaman dan intensitasnya tinggi, sehingga menyebabkan longsor cukup parah dengan banyaknya tanah yang menutupi badan jalan. Tapi sudah langsung ditangani pihak BPBD Rejang Lebong dengan aparat terkait. Walaupun jalur itu statusnya tanggung jawab Pemerintah Provinsi Bengkulu. jelas Herwan Antoni
Dikatakan Herwan Antoni, di kawasan Rejang Lebong memang terdapat beberapa kawasan rawan longsor baik jalur lintas Curup – Lubuk Linggau, maupun jalur dari Beringin III ke Sindang Dataran.

Jadi jalur ini kondisinya juga mengkhawatirkan, karena setengah bahu jalannya itu longsor. Jadi setengah jalannya saja yang bisa dilalui dan ini sudah kita koordinasikan dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Bengkulu agar bisa ditangani segera, tambah Herwan Antoni. 

Dengan kondisi kerawanan tersebut, masyarakat khususnya pengguna jalan yang melintas di jalur itu diharapkan waspada dengan memperhatikan kondisi jalan dan kondisi cuaca ketika melalui jalanan tersebut. 

Pihak Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui dinas instansi terkait berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah setempat menurutnya juga terus melakukan antisipasi dengan menyiagakan alat berat sehingga bisa dilakukan penanganan ketika musibah terjadi. (sumber RRI)
Kapolsek PU. Tanding IPTU Hengky Noprianto, S.H., MH mengatakan Personil Polsek Padang Ulak Tanding dan Babinsa Koramil Binduriang melaksanakan Kegiatan monitoring dan pengamanan di jalur Lintas Curup-Lubuk Linggau,

Kita terus memantau dan membantu proses pembersihan longsor yang menutupi badan jalan serta mengurai kemacetan lalu lintas.Alhamdulillah berkat kerjasama yang solid longsor dapat kita selesaikan dan lalu lintas kembali normal.katanya

Kunjungan Kepala Kejaksaan Negeri Kepahiang ke Makodim 0409: Membangun Kerjasama untuk Kondusifitas Wilayah

Komandan Kodim 0409 / Rejang Lebong Letkol Arh Moch. Erfan Yuli Saputro Menerima Kunjungan kerja Kepala Kejaksaan Negeri Kepahiang, Ibu Ika Mauluddhina, S.H M.H., beserta rombongan. Bertempat di Makodim 0409, Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat komunikasi dan kerjasama antara Forkapimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah) guna menciptakan wilayah yang kondusif di jajaran Kodim 0409. Pada Hari Selasa (04/06/24).

Pertemuan ini merupakan langkah strategis dalam upaya membangun hubungan yang harmonis antara Kodim 0409 dan Kejaksaan Negeri Kepahiang. Dalam suasana penuh kehangatan, Letkol Arh Moch. Erfan Yuli Saputro dan Ibu Ika Mauluddhina, S.H M.H., membahas berbagai hal terkait upaya bersama untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Rejang Lebong dan sekitarnya.

Kedua belah pihak sepakat bahwa kerjasama yang solid antara TNI dan kejaksaan merupakan fondasi utama dalam menciptakan lingkungan yang kondusif bagi masyarakat. Melalui pertukaran informasi yang efektif dan koordinasi yang baik antara lembaga-lembaga terkait, diharapkan akan terwujud penegakan hukum yang lebih efisien dan perlindungan yang lebih baik bagi seluruh warga di wilayah tersebut.

Selain itu, pertemuan ini juga menjadi momen untuk memperkuat komunikasi antara Forkapimda, termasuk TNI, kepolisian, dan kejaksaan, dengan tujuan untuk meningkatkan sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah. Dengan membangun hubungan yang solid dan saling percaya, diharapkan akan tercipta lingkungan yang lebih aman, sejahtera, dan berkembang bagi masyarakat Rejang Lebong dan sekitarnya.

Kunjungan ini bukan hanya sekedar pertemuan formal, namun juga merupakan langkah nyata dalam memperkuat fondasi kerjasama antara Kodim 0409 dan Kejaksaan Negeri Kepahiang demi terciptanya wilayah yang kondusif dan aman bagi semua.

Komandan Kodim 0409 Berikan Pengarahan Jam Komandan Kepada Personil

Curup, Komandan Kodim 0409/Rejang Lebong, Letkol Arh Moch. Erfan Yuli Saputro, memberikan Jam Komandan kepada para personel Kodim 0409 dan jajarannya pada saat usai pelaksanaan kegiatan Upacara Mingguan yang berlangsung di MaKodim 0409/Rejang Lebong. pada hari Senin (03/06/24).


Dalam sambutannya, Letkol Arh Moch. Erfan Yuli Saputro menyampaikan rasa terima kasih atas pelaksanaan pengamanan Bapak RI1 dalam Kunjungan kerjanya ke wilayah Kodam II / Sriwijaya Tepatnya di Kota Lubuk Linggau, perayaan HUT Curup, serta pengamanan proses pemilihan umum (Pemilu) yang berjalan dengan lancar dan sukses. Beliau juga menegaskan pentingnya menjaga faktor keamanan dalam setiap tugas yang diemban oleh para prajurit.


Letkol Arh Moch. Erfan Yuli Saputro khususnya memberikan perhatian kepada Babinsa untuk terus menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan disiplin tinggi, serta mendorong terciptanya sikap kepedulian antar personel. Selain itu, Komandan Kodim juga menekankan kepada seluruh prajurit untuk fokus dan serius dalam mengikuti program Kodim Budidaya Anggur.

"Kita harus belajar dengan baik untuk merawat tanaman anggur mulai dari cara menanam, perawatan, hingga pemupukan sampai menghasilkan buah anggur yang bagus dan manis, sehingga nantinya ilmu yang didapat dari budidaya anggur dapat bermanfaat bagi prajurit dan bisa diajarkan kepada masyarakat," ujar Letkol Arh Moch. Erfan Yuli Saputro.

Program budidaya anggur ini merupakan salah satu upaya Kodim 0409/Rejang Lebong dalam mendukung peningkatan kesejahteraan anggota serta memberikan alternatif penghasilan di luar tugas-tugas rutin militer. Diharapkan, dengan komitmen dan kerja keras bersama, program ini akan memberikan manfaat yang signifikan bagi seluruh anggota Kodim 0409 dan masyarakat sekitarnya.

Acara penyerahan Jam Komandan ini menjadi momen yang berkesan dan memotivasi bagi seluruh personel Kodim 0409/Rejang Lebong untuk terus memberikan yang terbaik dalam setiap tugas yang diemban.

Babinsa Kodim 0409 Bantu Evakuasi Longsor desa Taba padang Kec.Binduriang

Rejang Lebong, Hujan deras yang terus mengguyur wilayah Desa Taba Padang, Kecamatan Binduriang, Kabupaten Rejang Lebong, menyebabkan tanah longsor yang menutupi jalan lintas menuju Kota Lubuk Linggau. Kejadian ini terjadi sekitar pukul 01.00 WIB pada Senin dini hari (03/06/24).

Material longsor selebar 5 meter dengan ketinggian sekitar 1 meter menutup akses jalan utama dari Rejang Lebong menuju Lubuk Linggau. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Meski begitu, kejadian tersebut sempat menghambat arus lalu lintas di kawasan tersebut.

personil Kodim 0409 dan Pihak berwenang telah berhasil membuka akses jalan sehingga kini bisa dilewati oleh kendaraan roda dua dan roda empat dengan sistem buka tutup secara bergantian. Proses pembersihan material longsor dilakukan secepat mungkin untuk meminimalisir dampak terhadap aktivitas warga dan arus lalu lintas.

adapun Penyebab Longsor yang disampaikan oleh babinsa ramil 409-09 / Binduriang kodim 0409 / Rejang Lebong Diperkirakan, longsor ini terjadi akibat beberapa faktor, di antaranya Intensitas Hujan yang Tinggi: Hujan deras dengan durasi yang lama meningkatkan beban air pada tanah, menyebabkan tanah menjadi jenuh dan tidak stabil. tekstur Tanah yang Tidak Padat: Struktur tanah di lokasi kejadian yang tidak padat membuatnya lebih rentan terhadap longsor, terutama ketika terkena hujan deras. dan Kurangnya Vegetasi Penahan: Minimnya pohon dan vegetasi di sekitar lokasi yang berfungsi sebagai penahan air dan pengikat tanah turut memperparah kondisi tanah, sehingga mudah longsor. 

Tindakan Penanganan Untuk mengatasi masalah ini, Kodim 0409 / Rejang Lebong bersama instansi terkait telah melakukan beberapa langkah, yaitu Evakuasi dan Pembersihan: Mengirimkan tim gabungan untuk membersihkan material longsor dari jalan dan memastikan tidak ada korban yang terjebak, Pengaturan Lalu Lintas: Menerapkan sistem buka tutup untuk kendaraan agar arus lalu lintas tetap berjalan meski dengan keterbatasan. serta Pemantauan dan Peringatan Dini: Meningkatkan pemantauan di daerah rawan longsor dan memberikan peringatan dini kepada warga setempat agar lebih waspada selama musim hujan.

menurut babinsa koramil 409-09/ Binduriang kodim 0409 / Rejang Lebong Upaya Pencegahan Sebagai langkah pencegahan jangka panjang, beberapa upaya yang bisa dilakukan meliputi: Reboisasi: Menanam kembali pohon dan vegetasi di sekitar daerah rawan longsor untuk memperkuat struktur tanah.Pembuatan Terasering: Mengubah lereng yang curam menjadi teras-teras untuk mengurangi kecepatan aliran air dan mencegah erosi tanah. serta Pembangunan Drainase yang Baik: Memastikan adanya sistem drainase yang baik untuk mengalirkan air hujan sehingga tidak menggenang dan menyebabkan tanah menjadi jenuh.

Peristiwa ini mengingatkan kita akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dan melakukan langkah-langkah mitigasi bencana alam secara konsisten. Dengan demikian, diharapkan kejadian serupa dapat diminimalisir di masa mendatang, demi keselamatan dan kenyamanan bersama.

Back To Top