Curup – Pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Kelurahan Dwi Tunggal, Kabupaten Rejang Lebong, kini mulai menunjukkan progres menggembirakan. Proyek yang digagas oleh Kodim 0409/Rejang Lebong ini menjadi angin segar bagi masyarakat, sekaligus langkah nyata dalam mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut. Kehadirannya pun disambut dengan penuh antusias oleh warga yang telah lama menantikan akses penghubung yang lebih baik.
Pada Rabu, 15 April 2026, pekerjaan pembangunan jembatan yang berada di Kecamatan Curup terus berjalan. Proyek ini menjadi solusi penting atas berbagai kendala mobilitas yang selama ini dihadapi masyarakat. Dengan dimulainya pembangunan, harapan akan akses yang lebih aman dan mudah kini semakin mendekati kenyataan.
Jembatan gantung ini dirancang memiliki panjang sekitar 72 meter dengan lebar 1,2 meter. Kehadirannya diharapkan dapat memberikan manfaat bagi 541 kepala keluarga atau sekitar 1.040 jiwa. Hingga saat ini, progres pembangunan telah mencapai sekitar 10 persen, dengan fokus pekerjaan pada penganyaman besi cakar ayam sebagai dudukan angkur jembatan. Tahapan ini menjadi bagian penting dalam memastikan kekuatan dan ketahanan konstruksi.
Ke depan, jembatan ini tidak hanya berfungsi sebagai penghubung antarwilayah, tetapi juga diharapkan mampu memperlancar distribusi hasil pertanian warga. Mengingat sebagian besar masyarakat menggantungkan hidup dari sektor pertanian, keberadaan jembatan ini diyakini akan mendorong peningkatan perekonomian desa.
Komandan Kodim 0409/Rejang Lebong, Letkol Inf Agung Lewis Oktorada M.Tr., Opsla, menegaskan komitmen pihaknya untuk terus hadir membantu masyarakat dalam mengatasi berbagai kesulitan. Ia menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap kebutuhan warga. “Kami berharap jembatan ini dapat mempermudah masyarakat dalam membawa hasil panen, mengurangi biaya transportasi, serta meningkatkan kesejahteraan,” ujarnya.
Sebelumnya, warga harus menempuh jalur yang sulit dengan waktu perjalanan yang cukup lama, sehingga menjadi kendala dalam aktivitas sehari-hari. Dengan hadirnya jembatan gantung ini, akses diharapkan menjadi lebih cepat, aman, dan efisien, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat luas.
Pembangunan jembatan ini juga melibatkan kerja sama antara prajurit TNI dan masyarakat setempat. Dengan semangat gotong royong dan antusiasme yang tinggi, mereka bahu-membahu menyelesaikan pekerjaan di lapangan. Sinergi ini menjadi bukti kuat bahwa kebersamaan adalah kunci dalam membangun daerah, sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.
Thanks for reading Progress Jembatan Gantung Garuda Harapan Warga Dwi Tunggal Capai 10 Persen. Please share...!



.jpeg)