Tapak Gedung.Babinsa Koramil 409-10/BI Kodim 0409/RL terus bersinergi memberikan penyuluhan dan pendataan kepada masyarakat terkait bahayanya penyakit stunting atau gizi buruk.Jumat(15/07/22)
Kapus Nanti Agung menjelaskan banyak pemicu yang membuat seorang anak menderita stunting.Untuk itu perlu peran dan tanggung jawab untuk mendukung terwujudnya keluarga mandiri dalam upaya pencegahan Stunting. Diperlukan koordinasi antar sektor yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan seperti pemerintah daerah, dunia usaha, masyarakat umum dan lainnya.
Upaya perbaikan gizi masyarakat termasuk stunting harus didukung oleh berbagai komponen masyarakat. Sebab, gizi bukan hanya masalah kesehatan, tetapi menyangkut pembangunan bangsa. sebutnya.
Untuk menekan pertumbuhan Stunting, Kita membuat strategi dengan bersinergi bersama Koramil yang didampingi oleh Babinsa dengan mendatangi warga kemudian memberikan edukasi kepada mereka.
Babinsa Serda Fauzi mengatakan Stunting pada anak bisa disebabkan oleh masalah pada saat kehamilan, melahirkan, menyusui, atau setelahnya. Selain nutrisi yang buruk, stunting juga bisa disebabkan oleh kebersihan lingkungan yang buruk, sehingga anak sering terkena infeksi. Pola asuh yang kurang baik juga ikut berkontribusi atas terjadinya Stunting..jpeg)
Untuk itu kita terus berupaya untuk menekan pertumbuhan Stunting secara dini diwilayah Teritorial dengan melakukan pemeriksaan secara door to door agar balita di Desa Tapak Gedung kecamatan Tebat Karai Kabupaten Kepahiang dapat terhindar dari Stunting.
Pendampingan ini juga guna memberikan kelancaran, kemudahan dan keakraban antara tim Puskesmas dengan warga sehingga tujuan dalam pelaksanaan tugas dapat tercapai.Tuturnya
Thanks for reading Tekan Angka Stunting, Babinsa Bermani ILir Bersama Puskesmas Cek secara Door To Door. Please share...!